Breaking News
light_mode
Trending Tags

WILAYAH BUNGKU PENGHASIL BUNGA PALA: Harapan Baru di Tengah Ekosistem Alam yang Semakin Gundul

  • account_circle M. Arsyad
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 121
WILAYAH BUNGKU PENGHASIL BUNGA PALA: Harapan Baru di Tengah Ekosistem Alam yang Semakin Gundul

Aktivitas masyarakat di wilayah Bungku sebagai penghasil bunga pala bernilai ekonomi tinggi.

NEWS PUBLIK | SULTENG, Morowali – Wilayah Bungku Penghasil Bunga Pala menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Morowali. Di tengah citra daerah sebagai pusat tambang terbesar di Asia Tenggara, tersimpan potensi luar biasa yang selama ini luput dari perhatian publik, yakni sebagai penghasil buah pala dan bunga pala bernilai ekonomi tinggi.

Selama ini, Morowali lebih dikenal sebagai kawasan industri pertambangan berskala besar. Namun, di balik dominasi sektor tambang tersebut, wilayah Bungku ternyata menyimpan kekayaan hayati yang tak kalah penting, baik dari sisi ekonomi maupun ekologi.

Salah satu komoditas unggulan yang mulai mencuri perhatian adalah bunga pala atau yang dikenal sebagai mace atau fuli, bagian dari tanaman pala (Myristica fragrans). Bunga pala merupakan selaput merah yang membungkus biji pala dan setelah dikeringkan berubah warna menjadi oranye kecoklatan.

Wilayah Bungku Penghasil Bunga Pala dengan Nilai Ekonomi Tinggi

Seorang warga Bungku bernama Pandu mengungkapkan bahwa bunga pala memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi di pasaran. Harga bunga pala kering saat ini berkisar antara Rp140.000 hingga Rp290.000 per kilogram.

Rempah ini memiliki aroma yang lembut namun tajam, sering digunakan sebagai penguat rasa dalam masakan seperti kari, sup, hingga campuran bumbu kue. Bahkan juga digunakan dalam pengobatan tradisional dan bahan parfum,” ujar Pandu, Sabtu (28/3/2026).

Ia menjelaskan, karakteristik bunga pala berbeda dengan bijinya. Jika biji pala memiliki rasa yang lebih kuat, maka bunga pala cenderung memiliki aroma yang lebih halus, lembut, dan sedikit manis.

Karakter tersebut membuat bunga pala sangat cocok digunakan dalam berbagai hidangan seperti saus krim dan makanan yang membutuhkan aroma harum tanpa rasa yang terlalu dominan.

Selain itu, bunga pala juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Dalam pengobatan tradisional, rempah ini digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan seperti perut kembung, mual, muntah, disentri, hingga rematik.

Dengan berbagai manfaat tersebut, bunga pala menjadi salah satu produk ekspor penting bagi Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional.

Wilayah Bungku Penghasil Bunga Pala sebagai Penyangga Ekosistem

Di balik potensi ekonominya, keberadaan tanaman pala juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Pohon pala dapat berperan sebagai penyangga ekosistem hutan alami.

Namun, kondisi lingkungan di Morowali saat ini menjadi perhatian serius masyarakat. Sejumlah warga menyebutkan bahwa kawasan hutan di wilayah tersebut mulai mengalami kerusakan akibat aktivitas pertambangan yang masif.

Sebagian besar hutan di wilayah Morowali saat ini sudah gundul akibat pengelolaan tambang,” ungkap salah seorang warga dalam diskusi dengan awak media.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keseimbangan lingkungan yang semakin terancam. Hilangnya tutupan hutan berpotensi memicu berbagai dampak negatif seperti banjir, longsor, hingga penurunan kualitas udara.

Dalam konteks ini, tanaman pala dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi solusi alternatif dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Dorongan Masyarakat untuk Perhatian Pemerintah Daerah

Sejumlah warga yang sempat berdiskusi dengan awak mediamasyarakat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan tanaman pala di wilayah Bungku.

Menurut warga, pengembangan komoditas pala tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi langkah strategis dalam pemulihan ekosistem hutan yang mulai rusak.

M. Arsyad, salah satu warga yang turut dalam diskusi tersebut, menegaskan bahwa pohon pala memiliki potensi besar sebagai tanaman penyeimbang lingkungan.

Seharusnya pemerintah daerah memperhatikan tanaman pohon pala agar bisa menjadi penyeimbang hutan alam yang saat ini sebagian besar sudah gundul akibat tambang,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika dikelola dengan baik, sektor perkebunan pala dapat menjadi alternatif ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor pertambangan.

Aktivitas masyarakat di wilayah Bungku sebagai penghasil bunga pala bernilai ekonomi tinggi

Potensi Besar yang Masih Terabaikan

Potensi besar yang dimiliki wilayah Bungku sebagai penghasil bunga pala sejatinya dapat menjadi kekuatan baru bagi perekonomian daerah. Namun, hingga kini pengelolaan komoditas tersebut dinilai masih belum optimal.

Kurangnya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi ini belum berkembang secara maksimal.

Padahal, dengan pengelolaan yang tepat, bunga pala tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah ke depan.

Dengan memaksimalkan potensi tanaman pala, wilayah Bungku berpeluang menjadi contoh keberhasilan integrasi antara sektor ekonomi dan konservasi alam.

  • Penulis: M. Arsyad

Rekomendasi Untuk Anda

  • FSK Polsek Kalianda Bersama Kecamatan Kalianda dan Rajabasa Wujudkan Pilkada Lamsel 2024 Aman dan Damai

    FSK Polsek Kalianda Bersama Kecamatan Kalianda dan Rajabasa Wujudkan Pilkada Lamsel 2024 Aman dan Damai

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Lampung Selatan – Forum Silaturahmi Kamtibmas (FSK) Polsek Kalianda dihadiri langsung oleh Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, S.IK., M.Med.Kom., bersama unsur Forkopimda dan masyarakat setempat di Balai Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Kegiatan FSK ini mencakup dua kecamatan, yaitu Kecamatan Kalianda dan Kecamatan Rajabasa, sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas menjelang […]

  • Viral Baku Hantam Siswa VS Guru di Tanjabtim, Guru Dikeroyok Murid dan Terekam Membawa Celurit

    Viral Baku Hantam Siswa VS Guru di Tanjabtim, Guru Dikeroyok Murid dan Terekam Membawa Celurit

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, TANJABTIM – Insiden dugaan terhadap seorang guru oleh murid di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, dan guru terekam membawa celurit mendadak viral di media sosial. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kini beredar luas dan memicu keprihatinan publik. Dalam video yang beredar, terlihat jelas momen adu argumen sengit […]

  • Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Mengikuti Kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesia

    Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Mengikuti Kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesia

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | MEDAN – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, mengikuti kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesia terkait Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Provinsi Sumatera Utara ,  Selasa ,24/02/2026 . Dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperoleh […]

  • Bupati Pasaman Barat Hadiri Rakor Antikorupsi Bersama KPK

    Bupati Pasaman Barat Hadiri Rakor Antikorupsi Bersama KPK

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Pasaman Barat Sumbar – Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Wilayah I yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/5). Rakor bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KPK, pemerintah daerah, dan DPRD dalam upaya pemberantasan korupsi. Acara yang digelar di lantai 16 […]

  • Tanamkan Ukhuwah Islami, SMA Meranti dan SMP PGRI Pedamaran Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H

    Tanamkan Ukhuwah Islami, SMA Meranti dan SMP PGRI Pedamaran Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, PEDAMARAN – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dan memperkuat karakter religius siswa, Yayasan Pendidikan SMA Meranti dan SMP PGRI Pedamaran menggelar peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H di lapangan upacara SMA Meranti, Rabu (21/1/2026). Kegiatan keagamaan tahunan ini dihadiri berbagai unsur pimpinan dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Pedamaran Yusnursal, S.E., M.Si. yang […]

  • Wakil bupati Kerinci Hadiri Rakor Percepatan Pendirian Koperasi Merah Putih

    Wakil bupati Kerinci Hadiri Rakor Percepatan Pendirian Koperasi Merah Putih

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Kamis (12/6/2025) yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kerinci, H. Murison ini difasilitasi oleh Bagian Hukum. Turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi […]

expand_less