Breaking News
dark_mode
Trending Tags

WILAYAH BUNGKU PENGHASIL BUNGA PALA: Harapan Baru di Tengah Ekosistem Alam yang Semakin Gundul

  • account_circle M. Arsyad
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • print Cetak
WILAYAH BUNGKU PENGHASIL BUNGA PALA: Harapan Baru di Tengah Ekosistem Alam yang Semakin Gundul

Aktivitas masyarakat di wilayah Bungku sebagai penghasil bunga pala bernilai ekonomi tinggi.

NEWS PUBLIK | SULTENG, Morowali – Wilayah Bungku Penghasil Bunga Pala menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Morowali. Di tengah citra daerah sebagai pusat tambang terbesar di Asia Tenggara, tersimpan potensi luar biasa yang selama ini luput dari perhatian publik, yakni sebagai penghasil buah pala dan bunga pala bernilai ekonomi tinggi.

Selama ini, Morowali lebih dikenal sebagai kawasan industri pertambangan berskala besar. Namun, di balik dominasi sektor tambang tersebut, wilayah Bungku ternyata menyimpan kekayaan hayati yang tak kalah penting, baik dari sisi ekonomi maupun ekologi.

Salah satu komoditas unggulan yang mulai mencuri perhatian adalah bunga pala atau yang dikenal sebagai mace atau fuli, bagian dari tanaman pala (Myristica fragrans). Bunga pala merupakan selaput merah yang membungkus biji pala dan setelah dikeringkan berubah warna menjadi oranye kecoklatan.

Wilayah Bungku Penghasil Bunga Pala dengan Nilai Ekonomi Tinggi

Seorang warga Bungku bernama Pandu mengungkapkan bahwa bunga pala memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi di pasaran. Harga bunga pala kering saat ini berkisar antara Rp140.000 hingga Rp290.000 per kilogram.

Rempah ini memiliki aroma yang lembut namun tajam, sering digunakan sebagai penguat rasa dalam masakan seperti kari, sup, hingga campuran bumbu kue. Bahkan juga digunakan dalam pengobatan tradisional dan bahan parfum,” ujar Pandu, Sabtu (28/3/2026).

Ia menjelaskan, karakteristik bunga pala berbeda dengan bijinya. Jika biji pala memiliki rasa yang lebih kuat, maka bunga pala cenderung memiliki aroma yang lebih halus, lembut, dan sedikit manis.

Karakter tersebut membuat bunga pala sangat cocok digunakan dalam berbagai hidangan seperti saus krim dan makanan yang membutuhkan aroma harum tanpa rasa yang terlalu dominan.

Selain itu, bunga pala juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Dalam pengobatan tradisional, rempah ini digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan seperti perut kembung, mual, muntah, disentri, hingga rematik.

Dengan berbagai manfaat tersebut, bunga pala menjadi salah satu produk ekspor penting bagi Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional.

Wilayah Bungku Penghasil Bunga Pala sebagai Penyangga Ekosistem

Di balik potensi ekonominya, keberadaan tanaman pala juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Pohon pala dapat berperan sebagai penyangga ekosistem hutan alami.

Namun, kondisi lingkungan di Morowali saat ini menjadi perhatian serius masyarakat. Sejumlah warga menyebutkan bahwa kawasan hutan di wilayah tersebut mulai mengalami kerusakan akibat aktivitas pertambangan yang masif.

Sebagian besar hutan di wilayah Morowali saat ini sudah gundul akibat pengelolaan tambang,” ungkap salah seorang warga dalam diskusi dengan awak media.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keseimbangan lingkungan yang semakin terancam. Hilangnya tutupan hutan berpotensi memicu berbagai dampak negatif seperti banjir, longsor, hingga penurunan kualitas udara.

Dalam konteks ini, tanaman pala dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi solusi alternatif dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Dorongan Masyarakat untuk Perhatian Pemerintah Daerah

Sejumlah warga yang sempat berdiskusi dengan awak mediamasyarakat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan tanaman pala di wilayah Bungku.

Menurut warga, pengembangan komoditas pala tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi langkah strategis dalam pemulihan ekosistem hutan yang mulai rusak.

M. Arsyad, salah satu warga yang turut dalam diskusi tersebut, menegaskan bahwa pohon pala memiliki potensi besar sebagai tanaman penyeimbang lingkungan.

Seharusnya pemerintah daerah memperhatikan tanaman pohon pala agar bisa menjadi penyeimbang hutan alam yang saat ini sebagian besar sudah gundul akibat tambang,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika dikelola dengan baik, sektor perkebunan pala dapat menjadi alternatif ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor pertambangan.

Aktivitas masyarakat di wilayah Bungku sebagai penghasil bunga pala bernilai ekonomi tinggi

Potensi Besar yang Masih Terabaikan

Potensi besar yang dimiliki wilayah Bungku sebagai penghasil bunga pala sejatinya dapat menjadi kekuatan baru bagi perekonomian daerah. Namun, hingga kini pengelolaan komoditas tersebut dinilai masih belum optimal.

Kurangnya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi ini belum berkembang secara maksimal.

Padahal, dengan pengelolaan yang tepat, bunga pala tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah ke depan.

Dengan memaksimalkan potensi tanaman pala, wilayah Bungku berpeluang menjadi contoh keberhasilan integrasi antara sektor ekonomi dan konservasi alam.

  • Penulis: M. Arsyad

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadhan di Batang Hari, Wagub Sani Ajak Warga Tingkatkan Ibadah dan Dukung Visi Jambi Mantap 2029

    Safari Ramadhan di Batang Hari, Wagub Sani Ajak Warga Tingkatkan Ibadah dan Dukung Visi Jambi Mantap 2029

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Batang Hari – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., melaksanakan Safari Ramadhan di Kabupaten Batang Hari dengan agenda utama kunjungan ke Masjid Nurul Islam KM 05, Muara Bulian, Jumat (27/02/2026). Sebelum melaksanakan Safari Ramadhan, Wagub Sani menghadiri buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Batang Hari dengan didampingi Bupati […]

  • Tanjung Anom Mauk

    Kisah Sukses Penataan Pesisir Tanjung Anom: Dari Sudut Mauk ke Panggung Dunia

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Sebuah kisah sukses penataan kawasan pesisir datang dari Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Permukiman nelayan yang dulunya mungkin luput dari perhatian, kini berhasil mencuri sorotan dunia dan dinobatkan sebagai contoh praktik terbaik yang akan direplikasi secara internasional. Perwakilan Habitat Global yang datang dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, […]

  • Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri, Gubernur Al Haris Soroti Judol di Lingkungan ASN

    Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri, Gubernur Al Haris Soroti Judol di Lingkungan ASN

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memimpin apel perdana masuk kerja pasca libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri dan Nyepi 2025, Selasa (08/04/2025) pagi, di lapangan Depan Kantor Gubernur Jambi. Dalam apel perdana tersebut, turut hadir Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Sekretaris […]

  • Hadiri Rakor Sekda Se-Indonesia, Sudirman Siapkan Strategi Percepatan Pembagunan Daerah

    Hadiri Rakor Sekda Se-Indonesia, Sudirman Siapkan Strategi Percepatan Pembagunan Daerah

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) — Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Retreat Nasional para Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi, Kabupaten/Kota, serta para Kepala Bappeda se-Indonesia yang digelar di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 26–29 Oktober 2025 ini diikuti […]

  • aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant

    Terbongkar! Aksi FSBJ di BPK Jambi Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek Batching Plant Rp15,5 Miliar

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Jambi — Aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant mengguncang perhatian publik setelah Federasi Serikat Buruh Jurnalis (FSBJ) menggelar aksi damai di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi, Selasa (21/4/2026). Aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant ini dipimpin langsung oleh Ketua FSBJ, Doner […]

  • Gubernur Al Haris Tegas: Generasi Muda Harus Waspadai Bahaya Judi Online dan Pinjol

    Gubernur Al Haris Tegas: Generasi Muda Harus Waspadai Bahaya Judi Online dan Pinjol

    • 0Komentar

    📰Al Haris: Generasi Muda Harus Bijak Gunakan Teknologi NEWS PUBLIK, Bangko (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengingatkan generasi muda, khususnya para pelajar, untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan teknologi digital, terutama media sosial seperti TikTok. Menurutnya, arus informasi yang tidak seimbang dan konten tidak bermanfaat dapat memengaruhi pola pikir […]

expand_less