Breaking News
Trending Tags

RAPAT KOORDINASI ANGKUTAN BATUBARA JAMBI: MPLLBB Desak Kontribusi Nyata Perusahaan, Kritik Keras Perusahaan yang Tak Hadir

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

RAPAT KOORDINASI ANGKUTAN BATUBARA JAMBI: MPLLBB Desak Kontribusi Nyata Perusahaan, Kritik Keras Perusahaan yang Tak Hadir

NEWS PUBLIK | Jambi – Rapat Koordinasi Angkutan Batubara Jambi yang digelar oleh Masyarakat Peduli Lalu Lintas Batu Bara (MPLLBB) pada 9 April 2026 menjadi momentum penting dalam membenahi tata kelola operasional hauling di Provinsi Jambi. Forum ini tidak hanya menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, tetapi juga diwarnai kritik keras terhadap perusahaan-perusahaan hauling yang tidak hadir dan dinilai mengabaikan tanggung jawab sosialnya.

Sejak awal, Rapat Koordinasi Angkutan Batubara Jambi ini diposisikan sebagai ruang konsolidasi untuk menyatukan persepsi operasional di lapangan. Hal ini menjadi krusial mengingat berbagai persoalan serius yang selama ini dirasakan masyarakat belum sepenuhnya tertangani.

Masalah klasik seperti kemacetan panjang, kerusakan infrastruktur jalan, hingga meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas di jalur angkutan batubara masih menjadi keluhan utama warga. Oleh karena itu, forum ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret dan berkelanjutan.

Ketidakhadiran Perusahaan Picu Kritik Keras

Ketua MPLLBB, Susana Wati, secara tegas menyoroti absennya sejumlah perusahaan hauling dalam rapat tersebut. Ia menilai ketidakhadiran tersebut bukan sekadar persoalan administratif, melainkan mencerminkan rendahnya kepedulian terhadap dampak sosial yang ditimbulkan.

Menurutnya, Rapat Koordinasi Angkutan Batubara Jambi bukanlah forum seremonial, melainkan wadah untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.

“Ini bukan forum formalitas. Ini ruang untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan. Ketidakhadiran mereka menunjukkan ketidakseriusan dalam membangun solusi bersama,” tegas Susana Wati.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa perbaikan tata kelola angkutan batubara tidak bisa berjalan tanpa keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pihak perusahaan.

RAPAT KOORDINASI ANGKUTAN BATUBARA JAMBI: MPLLBB Desak Kontribusi Nyata Perusahaan, Kritik Keras Perusahaan yang Tak Hadir

Kerja Nyata MPLLBB di Jalur Rawan

Dalam kesempatan tersebut, Susana Wati juga menegaskan bahwa MPLLBB selama ini telah melakukan kerja nyata di lapangan. Fokus utama mereka berada di jalur strategis dari Simpang Tanjung Pauh KM 32 hingga TUKS Talang Duku, yang dikenal sebagai titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Di jalur tersebut, MPLLBB tidak hanya berperan sebagai pengawas kelancaran arus hauling, tetapi juga aktif dalam penanganan berbagai kondisi darurat.

Mulai dari penanganan awal kecelakaan lalu lintas, pendampingan korban hingga ke keluarga sebagai bentuk kepedulian sosial, hingga membantu penyelesaian kendaraan mogok yang kerap menjadi pemicu kemacetan panjang.

Seluruh aktivitas ini dilakukan dengan koordinasi intensif bersama aparat kepolisian untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

“Kami hadir di lapangan setiap hari. Saat terjadi kecelakaan, kami turun. Saat ada korban, kami dampingi. Saat jalan macet total karena kendaraan rusak, kami bantu selesaikan. Ini kerja nyata, bukan sekadar wacana,” ujar Susana.

Keberadaan relawan MPLLBB di lapangan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meminimalisir dampak negatif operasional angkutan batubara terhadap masyarakat.

RAPAT KOORDINASI ANGKUTAN BATUBARA JAMBI: MPLLBB Desak Kontribusi Nyata Perusahaan, Kritik Keras Perusahaan yang Tak Hadir

Desakan Kontribusi Nyata Perusahaan

Salah satu poin krusial dalam Rapat Koordinasi Angkutan Batubara Jambi adalah desakan agar perusahaan hauling memberikan kontribusi nyata terhadap operasional relawan dan satuan tugas (satgas) di lapangan.

MPLLBB menilai selama ini beban pengawasan dan penanganan masalah di lapangan masih didominasi oleh relawan, sementara perusahaan sebagai pihak yang mendapatkan keuntungan dari aktivitas hauling belum sepenuhnya menunjukkan tanggung jawab sosialnya.

“Perusahaan harus ikut berkontribusi. Relawan dan satgas kami bekerja di lapangan dengan risiko tinggi. Sudah seharusnya ada dukungan nyata dari pihak yang secara langsung memanfaatkan jalur tersebut,” tegas Susana Wati.

Kontribusi yang dimaksud tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga dalam bentuk dukungan operasional yang dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan keselamatan di jalur angkutan batubara.

RAPAT KOORDINASI ANGKUTAN BATUBARA JAMBI: MPLLBB Desak Kontribusi Nyata Perusahaan, Kritik Keras Perusahaan yang Tak Hadir

Kesepakatan Strategis untuk Perbaikan Sistem

Meski diwarnai kekecewaan terhadap absennya sejumlah perusahaan, rapat tetap menghasilkan sejumlah kesepakatan penting.

Beberapa poin strategis yang disepakati dalam Rapat Koordinasi Angkutan Batubara Jambi antara lain penguatan disiplin operasional, peningkatan koordinasi lintas pihak, serta komitmen bersama untuk menciptakan sistem angkutan batubara yang lebih tertib, aman, dan terkendali.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem transportasi batubara yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

MPLLBB juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal implementasi hasil rapat, sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas dari seluruh pihak yang terlibat.

Publik Akan Menilai, Perbaikan Tak Bisa Ditunda

Di akhir pernyataannya, Susana Wati mengingatkan bahwa publik akan menjadi hakim atas keseriusan seluruh pihak dalam menjalankan komitmen yang telah disepakati.

“Kalau masih ada yang abai, publik akan menilai. Siapa yang benar-benar bekerja dan siapa yang hanya mengambil keuntungan tanpa kontribusi akan terlihat jelas,” tutupnya.

Rapat ini menjadi penegas bahwa pembenahan operasional angkutan batubara di Jambi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan yang mendesak.

Tanpa komitmen, kehadiran, dan kontribusi nyata dari seluruh pihak, persoalan klasik di jalur angkutan batubara akan terus berulang dan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek PT SAS dinilai Tidak Sesuai RTRW, SATGASUS SDA FORKOM ORMAS Jambi Minta Walikota Jambi Segera Ambil Sikap

    Proyek PT SAS dinilai Tidak Sesuai RTRW, SATGASUS SDA FORKOM ORMAS Jambi Minta Walikota Jambi Segera Ambil Sikap

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI— Polemik rencana pembangunan stockpile dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) batubara milik PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) di Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, terus menuai perhatian publik. Kasus ini juga menjadi fokus utama Tim Satgasus Sumber Daya Alam (SDA) FORKOM ORMAS Provinsi Jambi. Ketua Umum FORKOM ORMAS Provinsi Jambi, Adv. Adean Teguh, […]

  • SMP Negeri 4 Kotabaru Karawang Juara 3 Lomba Voli Tingkat Kabupaten

    SMP Negeri 4 Kotabaru Karawang Juara 3 Lomba Voli Tingkat Kabupaten

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Karawang – Tim bola voli putra Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kotabaru Karawang berhasil menorehkan prestasi. Tim memenangkan juara 3 turnamen bola voli putra antar SMP SE kabupaten karawang, Lapangan GOR Panatayudha Karawang dipenuhi sorak sorai pelajar saat Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Karawang menggelar pertandingan olahraga antar sekolah […]

  • Pengaruh Geopolitik dan Geostrategi Bagi Pembangunan Daerah dalam RPJMD 2025-2029: Perspektif Provinsi Jambi

    Pengaruh Geopolitik dan Geostrategi Bagi Pembangunan Daerah dalam RPJMD 2025-2029: Perspektif Provinsi Jambi

    • 0Komentar

    Penulis : Ermaya Suradinata* I. PENDAHULUAN Posisi strategis memberikan peluang bagi Provinsi Jambi untuk memperkuat sektor-sektor seperti transportasi, logistik, dan manufaktur, serta memaksimalkan potensi ekspor produk unggulannya, seperti kelapa sawit dan karet. Juga infrastruktur pelabuhan dan transportasi yang memadai dapat meningkatkan konektivitas dan mempercepat distribusi barang, baik untuk pasar domestik maupun pasar internasional.Maka dalam merumuskan […]

  • Bupati Tangerang Lantik pejabat eselon dua

    Perkuat Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Melantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

    • 0Komentar

    TANGERANG, NEWSPUBLIK.PRESS – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, pada Jumat 31 Juli 2026. Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelaksanaan rotasi, mutasi dan promosi jabatan tinggi pratama tersebut telah mendapatkan […]

  • Dari Hulu ke Hilir: Saatnya Jambi Menjadi Pusat Industri Bernilai Tambah

    Dari Hulu ke Hilir: Saatnya Jambi Menjadi Pusat Industri Bernilai Tambah

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK || ARTIKEL Infrastruktur Hilirisasi: Kunci Masa Depan Komoditas Jambi Provinsi Jambi bukan hanya dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, tetapi juga posisi geografis yang strategis dalam konektivitas ekonomi Sumatra. Di atas tanahnya tumbuh subur komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kelapa, kopi, coklat dan pinang yang menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Di bawah perut […]

  • Gubernur Banten Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Betawi di Gebyar Tradisi Tangsel 2026

    Gubernur Banten Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Betawi di Gebyar Tradisi Tangsel 2026

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KOTA TANGERANG SELATAN – Gubernur Banten, Andra Soni, mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan Gebyar Tradisi Betawi Kota Tangerang Selatan 2026 yang masuk dalam Calendar of Event Kota Tangsel, Kamis (7/5/2026). Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Betawi di tengah arus modernisasi. Menurut Gubernur Andra, tradisi bukan sekadar pertunjukan, melainkan […]

expand_less