Breaking News
light_mode
Trending Tags

Buntut Keracunan Massal, Dapur “Makan Bergizi Gratis” di Kronjo Digembok

  • account_circle Bandi
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026

Buntut Keracunan Massal, Dapur "Makan Bergizi Gratis" di Kronjo Digembok

NEWS PUBLIK, TANGERANG – Imbas keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dan anak-anak di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi dihentikan sementara.

Dugaan sementara, keracunan tersebut berasal dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diolah di dapur SPPG tersebut.

Kabar penghentian operasional ini dibenarkan oleh Danramil 08/Kronjo, Kapten ARH Afif Ali Haini, pada Kamis (30/4/2026).

Iya, benar operasionalnya ditutup sementara waktu oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN),” jelasnya.

Namun, hingga kini belum diketahui pasti sampai kapan penutupan tersebut akan berlangsung. Pasalnya, kewenangan sepenuhnya berada di tangan BGN.

Di tengah penyelidikan yang terus berjalan, Koramil 08/Kronjo berupaya melakukan pemantauan di lapangan terkait insiden tersebut. Pengawasan ketat dilakukan baik di lokasi dapur SPPG maupun terhadap para korban keracunan.

Kami masih berada di lokasi SPPG, dan ada juga anggota kami yang melakukan monitoring terhadap korban keracunan,” sambung Afif.

Namun, fakta yang lebih mengejutkan terungkap, Afif mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) belum dapat memperoleh keterangan resmi dari pengelola dapur SPPG.

Bahkan, Camat Kronjo M. Mumu Mukhlis bersama jajaran sempat ditolak saat hendak memasuki lokasi dapur SPPG. Petugas setempat beralasan area tersebut masih dalam proses sterilisasi.

Saat ditanya terkait keberadaan pengelola atau pemilik SPPG, petugas menyampaikan bahwa yang bersangkutan sedang memantau kondisi para siswa yang terdampak keracunan serta memastikan penanganan kesehatan mereka,” ungkap Afif.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden keracunan massal ini dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Jangan sampai program mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak justru menjadi petaka yang merenggut kesehatan dan keselamatan mereka.

  • Penulis: Bandi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less