Bupati Anwar Sadat Buka Rancangan APBD Perubahan 2026, Targetkan Percepatan Pembangunan dan Kebutuhan Dasar Masyarakat
- account_circle Wan
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- print Cetak

Belanja Daerah Tembus Rp1,26 Triliun
Sementara itu, sisi belanja justru bergerak lebih besar.
Belanja daerah Tanjab Barat yang semula ditetapkan sebesar Rp1.227.791.539.420 direncanakan bertambah Rp36.393.310.270.
Dengan perubahan tersebut, total belanja daerah menjadi Rp1.264.184.849.690.
Belanja itu mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga hingga belanja transfer.
Menurut Bupati, penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.
“ Kita harus mampu menyusun anggaran yang adaptif, terukur, dan realistis dengan tetap menjaga kemampuan fiskal daerah. Setiap kebijakan anggaran harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah,” tegas Anwar Sadat.
Belanja transfer juga mengalami penyesuaian, terutama berkaitan dengan pengelolaan dan penyaluran dana desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
SiLPA 2025 Tambah Rp32,36 Miliar
Perubahan juga terjadi pada sisi pembiayaan daerah.
Penerimaan pembiayaan yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp60 miliar bertambah Rp32.368.745.872.
Setelah perubahan, penerimaan pembiayaan menjadi Rp92.368.745.872.
Sumber penerimaan tersebut berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025.
Di tengah perubahan angka pendapatan, belanja dan pembiayaan tersebut, Bupati mengakui pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah tantangan.
Keterbatasan kemampuan fiskal, kebutuhan peningkatan pelayanan dasar, kualitas infrastruktur serta dinamika kebutuhan masyarakat menjadi persoalan yang harus dijawab melalui kebijakan anggaran.
Karena itu, Anwar Sadat menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif agar setiap rupiah anggaran benar-benar diarahkan pada kebutuhan masyarakat.
“Pembahasan antara pemerintah daerah dan DPRD diharapkan dapat berjalan secara konstruktif, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat sehingga menghasilkan keputusan yang lebih baik, berkualitas, dan tepat sasaran,” kata Bupati.
- Penulis: Wan










