Bupati Labusel Sambut Baik Digitalisasi SIPD, Proses Perjalanan Dinas Kini Terintegrasi
- account_circle RM
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

BKAD Bidik Celah Kebocoran
Kepala BKAD Labusel Imron Rosadi Siregar menjelaskan, penerapan SIPD digital tidak hanya bertujuan mempermudah administrasi.
Sistem tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengendalian terhadap belanja perjalanan dinas dan menutup celah terjadinya penyimpangan.
“Dengan sistem ini, prosesnya lebih terbuka dan terpantau. Pengendalian atas belanja anggaran perjalanan dinas lebih akuntabel dan transparan dan mencegah adanya kebocoran,” ujar Imron.
Melalui sistem terintegrasi, proses administrasi perjalanan dinas diharapkan tidak lagi berjalan secara terpisah. Pengajuan anggaran, surat tugas hingga dokumen pertanggungjawaban dapat terhubung dalam satu mekanisme digital.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital Pemerintah Kabupaten Labusel dalam mendorong tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel.
Penerapan sistem digital juga diharapkan dapat mempermudah proses pemantauan oleh pihak yang memiliki kewenangan, sekaligus membuat dokumentasi administrasi lebih tertata.
Seluruh OPD Didorong Beradaptasi
Peluncuran SIPD digital tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, Sekda Labusel M. Reza Falevi Nasution, Asisten II Ralikul Rahman, Kepala BKPSDM Riski Marlina dan Kepala BPBD Ismail Sawito.
Hadir pula Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sutan Nataris Oloan, Kepala Bappedalitbang Kamaluddin Siregar serta seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Presentasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari Proyek Perubahan yang dipaparkan Imron Rosadi Siregar sebagai salah satu persyaratan Diklat Kepemimpinan Nasional II.
Dengan diluncurkannya SIPD berbasis digital, pengelolaan administrasi perjalanan dinas di lingkungan Pemkab Labusel diarahkan menuju proses yang lebih terintegrasi.
Bagi pemerintah daerah, digitalisasi bukan sekadar memindahkan administrasi ke perangkat elektronik. Sistem tersebut ditujukan untuk menciptakan proses yang lebih terdokumentasi, memperkuat pengawasan dan meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
- Penulis: RM
