Breaking News
Trending Tags

Efisiensi Anggaran: Seperti “Menelan Pil Pahit”

  • account_circle News Publik
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • print Cetak
Efisiensi Anggaran: Seperti “Menelan Pil Pahit”

EFISIENSI ANGGARAN: SEPERTI “MENELAN PIL PAHIT”

Oleh : Muhammad Ridwansyah*

(Ekonom Universitas Jambi, Ketua Harian Tenaga Ahli Gubernur Jambi)

===========================================================

Sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025, Provinsi Jambi mengalami pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp94,8 miliar.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi melakukan langkah penyesuaian dengan berpedoman pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan KMK 29/2025, yang menghasilkan efisiensi total sebesar Rp239,367 miliar. Selisih dari hasil efisiensi tersebut, yakni sebesar Rp144,559 miliar, kemudian akan dialokasikan kembali pada belanja-belanja yang lebih prioritas melalui mekanisme realokasi anggaran.

Selain hasil efisiensi belanja, terdapat pula pengurangan belanja lainnya yang disebabkan oleh penyesuaian terhadap beberapa sumber pendapatan dan pembiayaan daerah yang diperkirakan tidak akan mencapai target sebagaimana direncanakan. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang semula diproyeksikan sebesar Rp65 miliar, diperkirakan hanya terealisasi sebesar Rp53,5 miliar, sehingga berdampak langsung terhadap kemampuan belanja daerah.

Efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah, ibarat “menelan pil pahit” — pada awalnya tidak menyenangkan, ada banyak rasa bercampur aduk dalam benak, pikiran kalang kabut kemana-mana. Tapi ketika kita berani mengambil langkah untuk menghadapinya, ternyata tidak semenakutkan dan kita berhasil melaluinya. Mungkin yang baru ditelan sekarang hanyalah setengah potongan obat yang harus kita telan. Sehingga masih ada rasa pahit bersisa. Masih ada rasa ketakutan dan kekurangan yang terbayangkan… mungkin memang sebaiknya kita mengambil langkah yang besar ketika kita tahu bisa melewati langkah kecil yang selama ini kita jalani.

Efisiensi anggaran merupakan Langkah besar, yang diharapkan akan menyehatkan sistem fiskal ke depan, ini bagian dari perbaikan kualitas belanja APBD, memastikan bahwa setiap rupiah belanja publik menghasilkan dampak pembangunan yang optimal dan terukur

Pembiayaan Inovatif yang Prudent

Untuk menjawab tantangan keterbatasan fiskal dan mendukung percepatan pembangunan, Pemerintah Provinsi Jambi dapat mempertimbangkan tiga skema pembiayaan inovatif yang prudent, yaitu: Pertama, perluasan Akses terhadap Skema Alternatif Pembiayaan, yakni penerbitan Obligasi Daerah dan Sukuk Daerah, sebagai instrumen utang yang dapat menarik investor untuk mendanai proyek berkelanjutan dan infrastruktur prioritas;

kedua, penguatan pembiayaan melalui Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta optimalisasi Dana Abadi Daerah (DAD) untuk proyek infrastruktur sosial dan ekonomi; dan ketiga, sinergi Pendanaan, skema ini membuka peluang kerja sama antar daerah dalam mengatasi tantangan pembangunan lintas wilayah yang semakin kompleks.

Dari ketiga skema tersebut, skema sinergi pendanaan dinilai paling potensial diterapkan oleh Pemprovi Jambi, misalnya untuk mendukung program unggulan “Sentusa” (Sengeti-Tungkal-Sabak) yang mencakup tiga wilayah kabupaten: Muaro Jambi, Tanjab Barat, dan Tanjab Timur. Program Sentusa adalah salah satu dari 12 program prioritas Gubernur Jambi, dan membutuhkan pendekatan pembiayaan lintas sektor serta koordinasi lintas wilayah.

Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Jambi sendiri sudah melakukan kajian dan diskusi khusus mengenai opsi-opsi pembiayaan inovatif. Setidaknya ada 15 alternatif skema pembiayaan yang bisa diterapkan dalam menghadapi kondisi anggaran seperti sekarang ini.

Diantaranya adalah “Program Zakat dan Wakaf untuk SDGs” (Sumber: Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag, 2025). Melalui program ini, memungkinkan mobilisasi dana sosial keagamaan untuk disinergikan dengan program quick wins “Pro Jambi” dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan di Provinsi Jambi.

Dana Abadi Daerah (DAD)

DAD adalah salah satu instrumen pembiayaan inovatif yang mulai diperkenalkan dalam kebijakan fiskal Indonesia sebagai bentuk penguatan kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan. Dana ini merupakan mekanisme investasi jangka panjang yang dikelola oleh pemerintah daerah untuk mendanai kebutuhan pembangunan tertentu, terutama infrastruktur dan pelayanan publik yang bersifat strategis dan berjangka panjang.

DAD diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional dan Daerah. Ketentuan ini memberikan dasar legal bagi daerah untuk membentuk, mengelola, dan memanfaatkan dana abadi secara akuntabel dan sesuai tujuan pembangunan.

Dana untuk membentuk DAD dapat bersumber dari SiLPA yang belum ditentukan penggunaannya; dan/atau sumber lain sesuai dengan ketentuan peraturan

Sebagai salah satu solusi jangka menengah dalam meningkatkan penerimaan daerah, Pemprov Jambi tengah mengupayakan agar Participating Interest (PI) 10 persen pada blok minyak dan gas (Migas) di wilayah Jambi bisa terealisasir.

Tandry Adi Negara, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen penuh memperjuangkan hak PI 10% ini, karena merupakan langkah strategis dalam mendukung kemandirian fiskal dan memperkuat pembiayaan pembangunan yang adil dan merata di daerah.

, Jambi masih menghadapi kendala dalam merealisasikan PI 10% dari Blok Migas Jabung yang dikelola Petrochina International Jabung Ltd (K3S). Padahal realisasi PI 10% ini sangat berarti bagi keuangan daerah di tengah efisiensi anggaran.

Masih terdapat enam wilayah kerja lain yang berpotensi, yaitu: WK Lemang, WK Tungkal, WK Jambi South B, WK Jambi South Betung, WK Kenanga, WK Merangin Dua (dalam proses masuk daftar SKK Migas).

Kendati telah diperjuangkan sejak lima tahun yang lalu, harapan dan penantian tak pernah surut, mengalir seperti Sungai Batanghari yang setia menuju muara. Jika kelak PI berhasil diraih, maka pengelolaannya harus dijalankan dengan menjunjung tinggi akuntabilitas dan prinsip tata kelola yang bijak. Agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan, disarankan agar dana dari PI tersebut ditempatkan dalam Dana Abadi Daerah (DAD)—sebuah wadah yang tidak hanya menyimpan dana, tetapi juga menjaga asa.

Keunggulan DAD bukan sekadar angka dalam neraca, melainkan nafas panjang bagi pembangunan yang berkelanjutan: memberikan fleksibilitas fiskal tanpa membebani dengan utang baru; menjadi cadangan keuangan strategis yang siap siaga di tengah badai ketidakpastian ekonomi; dan berperan sebagai jembatan pembiayaan untuk menarik kolaborasi dengan sektor swasta maupun mitra internasional. Seperti akar yang menyerap kekuatan tanah, DAD adalah fondasi yang kokoh untuk masa depan yang ingin kita tumbuhkan bersama.

Melalui perpaduan antara efisiensi belanja, optimalisasi potensi pendapatan baru, dan penerapan pembiayaan inovatif yang akuntabel, Provinsi Jambi diharapkan mampu menjaga momentum pembangunan serta memperkuat kemandirian fiskal daerah secara berkelanjutan.

Sebetulnya krisis yang lebih sulit pernah kita hadapi, yakni ketika pandemi Covid-19 yang memaksa pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian drastis terhadap belanja dan pendapatan daerah. Ekonomi Jambi terkontraksi hingga -0,5% pada tahun 2020, namun bisa pulih dengan pertumbuhan positif 3,71% pada tahun 2021, di atas rata-rata nasional (3,69%). Dari pengalaman tersebut, pelajaran penting bahwa ketahanan fiskal dan kemampuan adaptasi anggaran sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan pembangunan, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi yang tidak terduga.

Kita menatap masa depan dengan optimisme yang tumbuh dari akar kebersamaan. Di bawah kepemimpinan Bapak Al Haris dan Abdullah Sani, kita semua yakin Jambi mampu melewati masa-masa sulit ini dan melangkah lebih maju dengan kepala tegak dan hati yang teguh. Seperti seloko adat yang mengalun dalam denyut kehidupan masyarakat: “Tudung menudung bak daun sirih, taup menaup bak benak ketam, sokong menyokong bak aur dengan tebing.” Begitulah semestinya kita hidup—dalam harmoni, saling menutupi kekurangan, saling memperkuat, dan saling menopang demi kemaslahatan bersama.

Semangat gotong royong telah menjadi nadi dalam kehidupan masyarakat Jambi sejak dahulu kala. “Ke mudik serentak galah/satang, ke ilir serengkuh dayung”—dengan satu tujuan, satu gerakan, dan satu tekad, kita arungi derasnya tantangan. Kebersamaan bukan hanya semboyan, tapi kekuatan sejati yang mampu membawa Jambi melampaui badai dan menuju cakrawala harapan yang lebih cerah. *

  • Penulis: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil bupati Kerinci Hadiri Rakor Percepatan Pendirian Koperasi Merah Putih

    Wakil bupati Kerinci Hadiri Rakor Percepatan Pendirian Koperasi Merah Putih

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Kamis (12/6/2025) yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kerinci, H. Murison ini difasilitasi oleh Bagian Hukum. Turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi […]

  • MENGURAI BENANG KUSUT LAHAN TIDUR DI SUKABUMI: Antara Asa Reformasi Agraria dan Tantangan Tata Kelola

    MENGURAI BENANG KUSUT LAHAN TIDUR DI SUKABUMI: Antara Asa Reformasi Agraria dan Tantangan Tata Kelola

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi, dengan hamparan perbukitan yang hijau dan luasnya lahan perkebunan, kini tengah berada di persimpangan jalan sejarah pengelolaan tanah. Persoalan agraria, khususnya terkait status lahan eks Hak Guna Usaha (HGU), bukan sekadar masalah administrasi di atas kertas, melainkan menyentuh urat nadi kehidupan ribuan petani penggarap. Di tahun 2026 ini, […]

  • Sekda Sudirman Dorong Pemerintah Kabupaten/Kota Tingkatkan Inovasi Daerah

    Sekda Sudirman Dorong Pemerintah Kabupaten/Kota Tingkatkan Inovasi Daerah

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI (Diskominfo Provinsi Jambi) – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH., mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan inovasi dalam lembaganya masing-masing. Dorongan tersebut disampaikannya dalam Penganugerahan Inovasi Daerah Provinsi Jambi Pemenang Lomba Lingkup Pemerintah dan Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi Tahun 2024, bertempat Aula Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Jambi, […]

  • Luruskan Simpang Siur Gugatan Fadhil Arief vs Pemda, Jubir PN Muara Bulian: “Sidang Terbuka, Namun Harus Tertib Aturan”

    Luruskan Simpang Siur Gugatan Fadhil Arief vs Pemda, Jubir PN Muara Bulian: “Sidang Terbuka, Namun Harus Tertib Aturan”

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | MUARA BULIAN – Menanggapi dinamika yang berkembang terkait persidangan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan Fadhil Arief terhadap Pemerintah Daerah, Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Muara Bulian, Sultan Agung, S.H., M.H., angkat bicara untuk memberikan klarifikasi. Dalam wawancara khusus pada Selasa (24/2), Sultan Agung meluruskan sejumlah poin krusial, mulai dari isu […]

  • Gubernur Al Haris Resmikan 4 Gedung Baru SMA Negeri 2 Muaro Jambi

    Gubernur Al Haris Resmikan 4 Gedung Baru SMA Negeri 2 Muaro Jambi

    • 0Komentar

    Muaro Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH meresmikan 4 unit gedung baru yaitu Ruang Guru, Ruang Laboratorium Bahasa, Ruang Laboratorium Komputer dan Ruang UKS Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 2 Muaro Jambi. Peresmian oleh Gubernur Al Haris tersebut dilakukan bersamaan dengan Pembukaan Acara Ajang Seni dan Kreasi […]

  • Tersentuh Lihat Kondisi Misba, Gubernur Al Haris Serahkan Kursi Roda dan Janji Perbaiki Rumah

    Tersentuh Lihat Kondisi Misba, Gubernur Al Haris Serahkan Kursi Roda dan Janji Perbaiki Rumah

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK, Muara Bungo (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kecil. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bungo, Minggu (19/10/2025), Gubernur Al Haris menyerahkan kursi roda dan bantuan sembako kepada seorang anak bernama Misba, yang diketahui mengalami kondisi khusus. Momen haru terjadi ketika orang nomor satu […]

expand_less