Hoyak Tabuik Piaman 2026 Meriah, Kadis Kominfo Wakili Gubernur Jambi
- account_circle GR
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | PARIAMAN – Hoyak Tabuik Piaman 2026 menjadi salah satu perhelatan budaya yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Tradisi budaya masyarakat Pariaman, Sumatera Barat tersebut kembali digelar dalam rangka memperingati bulan Muharam sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.
Gubernur Jambi Al Haris yang berhalangan hadir secara langsung diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME dalam pelaksanaan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026.
Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Gandoriah dan Simpang Tugu Tabuik, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/06/2026) sore.
Kehadiran Ariansyah bersama rombongan Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Jambi menjadi simbol eratnya hubungan silaturahmi antara masyarakat perantauan Minang di Jambi dengan daerah asalnya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha bersama istri Cynthia Riza, perwakilan Kementerian Pariwisata, Wakil Gubernur Sumatera Barat, para kepala daerah se-Sumatera Barat, tokoh adat, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Hoyak Tabuik Piaman 2026 Jadi Penggerak Budaya dan Ekonomi Kreatif
Kadis Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah menyampaikan bahwa Hoyak Tabuik merupakan tradisi masyarakat Pariaman yang memiliki nilai sejarah dan budaya kuat.
Menurutnya, prosesi pengayungan Tabuik menjadi simbol peringatan 10 Muharam sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang masuk dalam agenda nasional Karisma Event Nusantara (KEN).
“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung seluruh event budaya nasional. Kehadiran dalam Hoyak Tabuik KEN 2026 merupakan upaya memperkuat sinergi antardaerah dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ariansyah.
Ia mengatakan, melalui partisipasi tersebut Pemprov Jambi berharap dapat memperluas kerja sama sektor pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperkuat promosi budaya antarwilayah.
Ariansyah juga menegaskan bahwa budaya memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
Tradisi Tabuik Didorong Menjadi Warisan Budaya Berkelanjutan
Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha memberikan apresiasi terhadap keberlangsungan tradisi Tabuik Pariaman.
Menurutnya, kegiatan budaya seperti Tabuik menjadi bukti bahwa kekuatan budaya lokal mampu menjadi bagian dari identitas bangsa.
“Kebudayaan adalah kekuatan besar bangsa ini,” ujar Giring.
Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga nilai sejarah serta kearifan lokal agar tetap berkembang di tengah perubahan zaman.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mempertahankan penyelenggaraan Tabuik Pariaman sebagai budaya yang dikenal secara nasional hingga internasional.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap Tabuik menunjukkan bahwa tradisi tersebut memiliki nilai penting dalam pengembangan budaya Indonesia.
Sebelumnya, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kreatif.
Berbagai kegiatan seperti seni budaya, musik, tari tradisional, kuliner, fashion, bazar kreatif, layanan hukum, hingga sport tourism turut memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal meningkatkan perekonomian keluarga.
Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 juga masuk dalam kalender nasional 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 sebagai salah satu agenda yang mendukung perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
- Penulis: GR
