54 CPNS UIN STS Jambi Naik Status Jadi PNS, Nilai BerAKHLAK dan 4K Jadi Pegangan
- account_circle GR
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | JAMBI – Sebanyak 54 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (21/05/2026).
Dari total tersebut, sebanyak 42 orang merupakan dosen, sementara 12 lainnya merupakan tenaga kependidikan.
Pelantikan itu menjadi bagian dari pengangkatan dan pelantikan PNS Formasi Tahun 2024 yang dilaksanakan secara serentak oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di seluruh Indonesia.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan metode luring dan daring yang terhubung dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di pusat maupun daerah.
Secara nasional, sebanyak 16.138 PNS resmi dilantik. Dari jumlah tersebut, 312 peserta mengikuti pelantikan secara luring dan 15.826 lainnya secara daring.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, serta disaksikan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, bersama jajaran pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama.
Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, dalam arahannya menegaskan pentingnya penerapan nilai “4K” sebagaimana disampaikan Kepala BKN, yakni Kecepatan, Kemudahan Pelayanan, Kemanfaatan Kebijakan, dan Kebahagiaan masyarakat sebagai orientasi utama dalam bekerja.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan core values BerAKHLAK serta nilai ISTIQOMAH yang disampaikan Menteri Agama Republik Indonesia.
Menurut Kasful Anwar, ASN harus mampu bekerja secara profesional, responsif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi integritas serta dedikasi dalam menjalankan tugas.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam kehidupan maupun perjalanan karier.
“Kebanyakan orang yang sukses adalah orang yang menghormati dan patuh kepada kedua orang tuanya. Jangan durhaka kepada kedua orang tua kita. Bersyukurlah kepada kedua orang tua karena keberhasilan yang kita raih tidak terlepas dari doa mereka,” ujar Kasful Anwar.
Ia turut mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur, baik melalui ucapan, perbuatan, maupun dalam hati. Menurutnya, rasa syukur dapat diwujudkan melalui perilaku positif, semangat berbagi, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menutup arahannya, Kasful Anwar berpesan kepada seluruh PNS yang baru dilantik agar bekerja dengan penuh keikhlasan dan istiqomah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Bagi yang dilantik dan menerima SK pada hari ini, bekerjalah dengan istiqomah dan ikhlas. Kalau kita membantu orang lain, maka Allah yang akan membantu kita. Jangan mempersulit orang, selama semuanya sesuai dengan prosedur,” pesannya.
Sementara itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam sambutannya menegaskan pentingnya adaptasi aparatur sipil negara terhadap perubahan zaman melalui penerapan prinsip “4K”.
“Karena dunia telah berubah, teman-teman tidak boleh hidup di masa lalu untuk menghadapi masa kini. Ingat 4K sepanjang kalian bertindak,” tegas Zudan Arif Fakrulloh.
Ia menjelaskan bahwa “K” pertama adalah Kecepatan dalam bekerja, kedua Kemudahan Pelayanan kepada masyarakat, ketiga Kemanfaatan Kebijakan bagi umat, dan keempat Kebahagiaan masyarakat sebagai orientasi utama pelayanan publik.
Di sisi lain, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengingatkan seluruh ASN Kementerian Agama agar senantiasa memegang teguh core values BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Selain itu, Menag juga menekankan pentingnya penerapan nilai ISTIQOMAH, yaitu Ikhlas, Sabar, Tawadu, Ihsan, Qanaah, Amanah, dan Hikmah, sebagai landasan moral dan spiritual dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
“Sepanjang saudara menjalankan ISTIQOMAH ini, Tuhan akan menuntun setiap langkah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN di Kementerian Agama,” ujar Nasaruddin Umar.
Menag menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang rukun, damai, dan harmonis.
Karena itu, integritas, loyalitas, dan dedikasi harus menjadi nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara.
- Penulis: GR
