DISHUB SABANG TURUT PERKUAT BARISAN SIAGA KARHUTLA 2026, SINERGI LINTAS INSTANSI JADI KUNCI CEGAH KEBAKARAN | News Publik.perss
- account_circle NOVI KARNO
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

BREAKING : NEWS PUBLIK
DISHUB SABANG TURUT PERKUAT BARISAN SIAGA KARHUTLA 2026, SINERGI LINTAS INSTANSI JADI KUNCI CEGAH KEBAKARAN
Apel Gelar Pasukan Penanganan Karhutla Kota Sabang 2026, Dishub Siapkan Personel dan Dukung Kesiapsiagaan di Lapangan
SABANG | NEWS PUBLIK | Pemerintah Kota Sabang memperkuat langkah antisipasi terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Di Lapangan yos Sudarso Kota Sabang Tahun 2026, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kota Sabang.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sabang turut hadir dan mengambil bagian dalam barisan kesiapsiagaan bersama unsur pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.
Kehadiran jajaran Dishub menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tugas petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan keterlibatan dan koordinasi seluruh unsur, termasuk perangkat daerah yang memiliki tugas mendukung mobilitas, kelancaran akses serta pengaturan di lapangan.
Saat ini Dishub Kota Sabang dipimpin secara pelaksana tugas oleh Bob Martza Wahyudhie, S.E., yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sabang. Informasi mengenai Bob sebagai Sekretaris Dishub juga tercantum pada laman resmi Dinas Perhubungan Kota Sabang.
Husaini Kini Pimpin Satpol PP-WH Sabang
Menariknya, kegiatan kesiapsiagaan Karhutla tahun ini berlangsung tidak lama setelah adanya penyegaran struktur pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sabang.
Husaini, S.T., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Sabang.
Rotasi tersebut merupakan bagian dari pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama Pemko Sabang pada 28 Agustus 2026.
Dengan jabatan barunya tersebut, Husaini kini berada pada posisi yang juga memiliki peran penting dalam mendukung ketertiban dan kesiapsiagaan daerah, termasuk dalam sinergi penanganan berbagai kondisi darurat di lapangan.
Karhutla Perlu Dicegah Sejak Dini
Apel gelar pasukan ini menjadi semakin penting mengingat dalam beberapa pekan terakhir terdapat kejadian kebakaran yang meningkatkan kewaspadaan Pemerintah Kota Sabang.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Sabang, Shakhibul Amnar, sebelumnya menyampaikan bahwa gladi telah dilakukan pada Rabu (2/9/2026) guna memastikan kesiapan personel sekaligus kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, apel gelar pasukan merupakan salah satu bentuk kesiapan pemerintah bersama unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla, sehingga apabila terjadi kebakaran, penanganan dapat dilakukan secara cepat, terarah dan terkoordinasi.
Tidak hanya mengandalkan kesiapan petugas, upaya pencegahan juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melakukan aktivitas di kawasan yang memiliki potensi rawan kebakaran.
Dishub Hadir, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat
Pantauan News Publik Sabang di lokasi, jajaran Dinas Perhubungan Kota Sabang tampak mengikuti rangkaian kegiatan apel bersama personel dan unsur terkait lainnya.
Kehadiran Dishub menjadi bagian dari gambaran kesiapan lintas sektor Pemerintah Kota Sabang dalam menghadapi potensi bencana.
Koordinasi di lapangan sangat diperlukan agar mobilitas personel maupun kendaraan operasional dapat berjalan efektif ketika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Apalagi, dalam situasi kebakaran, kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting. Akses menuju lokasi kejadian harus dapat dilalui dengan baik, sementara pergerakan kendaraan operasional perlu mendapat dukungan pengaturan yang cepat dan tepat.
Karena itu, sinergi antara Pemko Sabang, Damkar, BPBD, Satpol PP-WH, Dishub, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih kuat.
Bukan Sekadar Apel, Tetapi Komitmen Menjaga Sabang
Apel tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi penegasan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla harus dibangun sebelum bencana terjadi.
Kesiapan personel, kendaraan, peralatan, komunikasi serta koordinasi lintas instansi harus terus diperkuat sehingga ketika muncul titik api, langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang meningkatkan potensi kebakaran, kewaspadaan menjadi tanggung jawab bersama.
Pemerintah, aparat, petugas lapangan dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga lingkungan Kota Sabang dari ancaman Karhutla.
Dengan semangat kesiapsiagaan dan sinergitas lintas sektor, Kota Sabang diharapkan mampu mencegah, mendeteksi serta menangani potensi kebakaran hutan dan lahan sejak dini sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Reporter/Pers : MJ Eric Karno
News Publik Wilayah Sabang
- Penulis: NOVI KARNO
