Breaking News
dark_mode
Trending Tags

KKMD Tanjab Barat 2026 Dikukuhkan, Bupati Anwar Sadat Dorong Regulasi Mangrove

  • account_circle Wan
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

KKMD Tanjab Barat 2026 Dikukuhkan, Bupati Anwar Sadat Dorong Regulasi Mangrove

NEWS PUBLIK | Tanjab Barat — KKMD Tanjab Barat 2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat, sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan ekosistem mangrove secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Pengukuhan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para pemangku kepentingan, yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu, 1 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penyusunan regulasi daerah terkait pengelolaan mangrove, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

KKMD Tanjab Barat 2026 Jadi Langkah Strategis Pengelolaan Mangrove

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi kepada Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari Provinsi Jambi yang telah mendorong terbentuknya KKMD di tingkat kabupaten.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki potensi besar dalam ekosistem mangrove, mengingat wilayahnya memiliki garis pantai panjang dan kawasan pesisir yang luas.

Mangrove bukan sekadar tumbuhan pesisir, tetapi benteng alami dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon yang efektif, serta habitat penting bagi biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan mangrove yang baik tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir.

Dorong Regulasi dan Sinergi Lintas Sektor

Bupati menegaskan bahwa pengukuhan KKMD Tanjab Barat 2026 merupakan langkah strategis untuk melembagakan upaya konservasi mangrove secara terpadu.

KKMD diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam perlindungan, rehabilitasi, serta pengelolaan mangrove yang berkelanjutan.

KKMD harus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian mangrove di daerah ini,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan regulasi daerah sebagai payung hukum yang kuat dalam mengatur pengelolaan ekosistem mangrove.

Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak secara terarah dan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungan.

Alih Fungsi Lahan hingga Pencemaran

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat juga mengingatkan berbagai tantangan serius yang dihadapi dalam pengelolaan mangrove.

Beberapa di antaranya adalah alih fungsi lahan menjadi tambak tanpa memperhatikan aspek lingkungan, penebangan liar, serta pencemaran limbah di kawasan pesisir.

Permasalahan ini dinilai dapat mengancam keberlangsungan ekosistem mangrove jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi dalam menjaga kelestarian mangrove.

FGD Jadi Langkah Awal Penyusunan Regulasi Mangrove

Sementara itu, Ketua Panitia, Yulium Haris, menjelaskan bahwa kegiatan FGD lintas OPD dan pemangku kepentingan merupakan langkah awal dalam penyusunan regulasi daerah terkait pengelolaan mangrove.

FGD ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan KKMD sebagai wadah koordinasi resmi, menyatukan persepsi lintas sektor, serta menghimpun masukan yang bersifat substantif.

Hasil dari forum ini diharapkan mampu melahirkan regulasi yang responsif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk memperkuat dasar hukum kebijakan daerah, mendorong sinergi program, serta meningkatkan kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Libatkan Akademisi hingga Praktisi Mangrove

Untuk memperkaya pembahasan, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten.

Beberapa di antaranya adalah Ketua KKMD Provinsi Jambi, perwakilan Bappeda Provinsi Jambi, Bupati Tanjung Jabung Barat, serta akademisi dan praktisi mangrove.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam merumuskan kebijakan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Harapan Pengelolaan Mangrove Lebih Terarah dan Berkelanjutan

Dengan pengukuhan KKMD Tanjab Barat 2026, diharapkan pengelolaan ekosistem mangrove di wilayah tersebut dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga keseimbangan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya alam.

Program ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

  • Penulis: Wan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Sakit RSUD Batin Mangunang Langgar SOP Pelayanan, Keluarga Pasien Angkat Bicara

    Rumah Sakit RSUD Batin Mangunang Langgar SOP Pelayanan, Keluarga Pasien Angkat Bicara

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, TANGGAMUS — Diluar nalar, Pelayanan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang Islamic Centre Kotaagung Kabupaten Tanggamus melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Kesehatan. Pasalnya, Azriel Adi Daya Pasien yang mengalami keluhan Sakit pada bagian Perut dalam kondisi Merintih kesakitan mengeluh, saat dirinya akan di ambil Sampel darah dan memaksakan diri untuk […]

  • Gubernur Al Haris Ajak Bupati/Wali Kota Bangun Daerah dengan Semangat Kebersamaan dan Inovasi

    Gubernur Al Haris Ajak Bupati/Wali Kota Bangun Daerah dengan Semangat Kebersamaan dan Inovasi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Sarolangun — Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak menjadikan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebagai hambatan dalam membangun daerah. Menurutnya, kondisi ini harus dijawab dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan optimalisasi sumber daya lokal demi kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Gubernur Al Haris saat menghadiri Rapat […]

  • Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru, Gubernur Al Haris Resmikan Akses Impian 88 Kilometer

    Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru, Gubernur Al Haris Resmikan Akses Impian 88 Kilometer

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Batang Asai – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menandatangani prasasti peresmian Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai sepanjang lebih kurang 88 kilometer. Penandatanganan dilaksanakan di Masjid Jami’ Al Muhajirin, Pasar Gerabak, Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/02/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Batang Asai yang […]

  • Wagub Sani Tegaskan Dukungan Petani Lokal Jambi

    Wagub Sani Tegaskan Dukungan Petani Lokal Jambi

    • 0Komentar

    📰 Wagub Sani Dukung Kedaulatan Pangan di Kongres V SPI NEWS PUBLIK, Kota Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) — Kongres ke-V Serikat Petani Indonesia (SPI) resmi digelar di Provinsi Jambi sebagai langkah strategis meneguhkan perjuangan petani dalam mewujudkan reforma agraria dan kedaulatan pangan nasional. Pembukaan kongres yang dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025 di Asrama Haji […]

  • Kunci tertinggal di mobil dibantu polisi Bakauheni

    Panik! Kunci Tertinggal di Mobil, Polisi Bakauheni Sigap Bantu Pemudik Lewat Layanan 110

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, LAMPUNG SELATAN – Kunci tertinggal di mobil menjadi momen yang bisa memicu kepanikan, apalagi saat perjalanan mudik sedang berlangsung. Hal inilah yang dialami seorang pemudik di kawasan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (24/3/2026). Insiden kunci tertinggal di mobil tersebut terjadi di depan Krakatau Park sekitar pukul 08.30 WIB. Pemudik bernama Riza Ramadhan mendapati kendaraannya […]

  • Pantau Hasil Kerja TPPS, Pjs Bupati Pasaman Buka Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II

    Pantau Hasil Kerja TPPS, Pjs Bupati Pasaman Buka Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II

    • 0Komentar

    PASAMAN, SUMBAR (NEWS PUBLIK) – Guna memantau capaian pelaksanaan penurunan angka stunting di Kabupaten Pasaman, Dinas P3AP2KB menyelenggarakan Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II di Ruang Pertemuan Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Rabu (13/11/2024). Acara ini dibuka langsung oleh Pjs Bupati Pasaman, H. Edi Dharma, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, seperti Asisten Pemerintahan dan Kesra, […]

expand_less