Misi Perdamaian Dunia Dimulai, Bupati Aep Lepas 287 Prajurit Yonif 305 Tengkorak ke Afrika Tengah
- account_circle M. Novicho
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Gereja Baru Diresmikan
Pelepasan pasukan tidak menjadi satu-satunya agenda dalam kegiatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula peresmian gereja baru di lingkungan Yonif 305 Tengkorak.
Gereja tersebut memiliki kapasitas sekitar 30 hingga 40 jemaat dan menjadi gereja pertama yang dibangun di lingkungan satuan Yonif 305 Tengkorak.
Fasilitas ibadah itu diperuntukkan bagi keluarga besar Yonif 305. Namun, keberadaannya juga terbuka untuk dimanfaatkan masyarakat umum.
Pembangunan gereja tersebut menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang ibadah yang mendukung kehidupan keagamaan prajurit dan keluarga sekaligus memperkuat hubungan antara satuan TNI dengan masyarakat sekitar.
Bupati Aep berharap fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi prajurit dan keluarga besar Yonif 305 Tengkorak, tetapi juga masyarakat di sekitar satuan.
Tugas Negara, Harapan untuk Pulang Selamat
Keberangkatan 287 prajurit Yonif 305 Tengkorak menjadi momentum tersendiri bagi Karawang.
Para personel yang terpilih kini mendapat kepercayaan menjalankan tugas di tingkat internasional. Misi tersebut menempatkan mereka dalam bagian dari upaya menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah Afrika Tengah.
Dukungan pun datang dari pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap prajurit yang mengemban amanah negara.
Bagi Karawang, keberangkatan itu bukan sekadar agenda pelepasan pasukan. Ada harapan agar para prajurit mampu menjalankan mandat dengan profesional, menjaga nama baik TNI dan Indonesia, serta kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat dan selamat.
- Penulis: M. Novicho
