Polda Aceh Ukir Prestasi, Raih Peringkat III Laporan Keuangan Terbaik Tahun 2025
- account_circle Ichsan Nizali
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak
Tata Kelola Keuangan Jadi Perhatian
Joko menyebut capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polda Aceh untuk terus memperkuat tata kelola keuangan.
Penguatan itu mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan.
Persoalannya bukan hanya bagaimana anggaran digunakan, tetapi bagaimana seluruh proses tersebut dapat dikelola secara tertib dan dipertanggungjawabkan.
Pengelolaan keuangan yang tertib, kata Joko, tidak hanya mencerminkan akuntabilitas organisasi. Hal itu juga menjadi bagian penting untuk memastikan setiap sumber daya digunakan secara tepat dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Dengan demikian, penghargaan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polda Aceh untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan pada periode berikutnya.
Dorongan untuk Terus Berbenah
Joko menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran berhenti melakukan pembenahan.
Sebaliknya, penghargaan itu disebut menjadi motivasi untuk memperkuat profesionalitas, transparansi, dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas tata kelola. Kepercayaan yang diberikan harus dijaga melalui kerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Polda Aceh kini tercatat sebagai peraih peringkat III dalam penilaian laporan keuangan UAPPA-W Tahun 2025 kategori Satker Besar lingkup Kanwil DJPb Provinsi Aceh.
Penghargaan tersebut sekaligus membawa pesan bahwa pengelolaan anggaran tidak berhenti pada urusan administrasi. Akuntabilitas keuangan menjadi bagian dari pertanggungjawaban institusi dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
- Penulis: Ichsan Nizali

