Ponpes Thoriqul Jannah Al-Firdaus Gratis, Al Haris Apresiasi Dedikasi Mencerdaskan Umat
- account_circle GR
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- print Cetak

NEWS PUBLIK | MUARO JAMBI – Ponpes Thoriqul Jannah Al-Firdaus Gratis mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jambi, Al Haris. Apresiasi tersebut diberikan atas komitmen pondok pesantren dalam menyediakan pendidikan tanpa memungut biaya bagi para santri.
Pernyataan itu disampaikan Al Haris saat menghadiri Tabligh Akbar dan Haflah Akhirussannah di Pondok Pesantren Thoriqul Jannah Al-Firdaus (TJF), Jalan Muaro Bulian, Desa Muaro Pijoan Simpang Setiti, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (5/6/2026) malam.
Dalam sambutannya, Al Haris mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT serta memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW agar memperoleh syafaat di akhirat kelak.
Ponpes Thoriqul Jannah Al-Firdaus Gratis Jadi Inspirasi Pendidikan Islam
Gubernur Al Haris menilai mendirikan dan mengelola pondok pesantren bukan perkara mudah. Dibutuhkan keteguhan hati, keistiqamahan, serta kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan membangun lembaga pendidikan keagamaan.
Menurutnya, keberhasilan Pondok Pesantren Thoriqul Jannah Al-Firdaus hingga berkembang seperti saat ini tidak terlepas dari dedikasi dan kesabaran pengasuh pondok, KH. Mas Soekartono beserta keluarga.
“Setiap pondok pesantren pasti menghadapi berbagai tantangan. Namun dengan kesabaran, keikhlasan, dan istiqamah, pondok ini mampu berkembang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Al Haris.
Ia secara khusus menyoroti kebijakan pesantren yang membebaskan seluruh biaya pendidikan bagi santri.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi sesuatu yang langka di tengah meningkatnya kebutuhan operasional lembaga pendidikan.
“Di saat banyak lembaga pendidikan memerlukan berbagai biaya, pondok ini justru membuka akses pendidikan secara gratis. Ini menunjukkan niat tulus untuk beramal dan mencerdaskan generasi umat,” katanya.
Peran Pesantren Bentuk Generasi Berakhlak dan Berilmu
Al Haris juga mengapresiasi kontribusi pesantren dalam membangun perekonomian masyarakat melalui berbagai usaha yang dikembangkan di lingkungan pondok.
Ia berharap dukungan masyarakat dan berbagai pihak terus mengalir agar pesantren dapat berkembang lebih luas dan menjangkau lebih banyak anak-anak di Provinsi Jambi.
Menurutnya, keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai benteng moral sekaligus pusat pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Pesantren menjadi tempat yang sangat penting dalam membentuk generasi berakhlakul karimah, memiliki pemahaman agama yang kuat, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi juga menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk mendukung kegiatan pondok pesantren.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadzah Mumpuni Handayayekty mengingatkan pentingnya adab dan ilmu dalam kehidupan. Menurutnya, kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga dari akhlak, zikir, dan keimanan yang tertanam dalam diri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para kiai, ustaz dan ustazah, tokoh masyarakat, orang tua santri, serta ratusan santri dan santriwati yang memadati area pondok pesantren.
- Penulis: GR
