Breaking News
light_mode
Trending Tags

RPJMD dan Pembangunan yang Berakar pada Kebutuhan Rakyat

  • account_circle Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 172
RPJMD dan Pembangunan yang Berakar pada Kebutuhan Rakyat

Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi

NEWS PUBLIK || ARTIKEL

Di tengah dinamika pembangunan nasional yang menuntut efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tidak boleh lagi diperlakukan sebagai ritual administratif belaka. RPJMD sejatinya adalah arsitektur kebijakan yang menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan, dan sekaligus cerminan kapasitas birokrasi dalam menjawab kompleksitas persoalan daerah. Pernyataan Gubernur Jambi, Al Haris, yang menekankan pentingnya OPD mengedepankan kepentingan masyarakat dalam implementasi RPJMD 2025–2029, adalah sinyal korektif terhadap pola tata kelola yang kerap terjebak pada orientasi prosedural, bukan substansial. Di sinilah titik kritisnya, apakah birokrasi kita siap bertransformasi dari pelaksana regulasi menjadi katalisator perubahan?

Disepakatinya RPJMD Provinsi Jambi 2025–2029 seharusnya tidak hanya dipahami sebagai formalitas tahapan perencanaan pembangunan daerah, melainkan sebagai commitment device yang menuntut transformasi etos birokrasi. Hal ini sejalan dengan Permendagri No. 81 Tahun 2022, khususnya Pasal 3 ayat (1), yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara bersinergi dan berpedoman pada arah kebijakan nasional melalui pendekatan teknokratik, partisipatif, dan integratif.

Selanjutnya, Pasal 9 ayat (2) menegaskan bahwa penyusunan RPJMD juga harus memperhatikan hasil evaluasi atas capaian periode sebelumnya. Ini menuntut birokrasi daerah, termasuk seluruh OPD, untuk tidak hanya mengeksekusi program secara administratif, tetapi juga menganalisis efektivitas program masa lalu dan menyesuaikan strategi secara evidence-based.

Pernyataan Gubernur Al Haris agar OPD mengedepankan kepentingan masyarakat merefleksikan kehendak untuk menggeser orientasi pemerintahan dari sekedar compliance-based administration menuju performance-based governance. Dalam kerangka ini, RPJMD tidak hanya dimaknai sebagai produk administratif, tetapi sebagai manifestasi dari amanat konstitusional dan regulatif yang menuntut setiap program kerja harus dapat diturunkan menjadi indikator kinerja yang terukur, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat lintas sektor dan wilayah.

Pendekatan teknokratik terhadap implementasi RPJMD memerlukan sinergi antara evidence-based policy, partisipasi publik, dan transparansi anggaran. Tanpa tiga pilar tersebut, kebijakan berisiko tereduksi menjadi simbolisme politik belaka. Oleh karena itu, OPD sebagai pelaksana teknis dituntut tidak hanya menjalankan perintah birokratis, tetapi juga menginternalisasi prinsip public value creation, di mana keberhasilan program diukur dari seberapa besar nilai tambah sosial, ekonomi, dan ekologis yang dihasilkan bagi masyarakat Provinsi Jambi.

Dalam konteks ini, penyelarasan juga tercermin dalam proses perencanaan pembangunan, seperti penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta program tahunan OPD. Dengan adanya keselarasan tersebut, kebijakan yang diambil di tingkat daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi nasional yang lebih besar. Penyelarasan ini sejalan dengan prinsip evidence-based policy, di mana kebijakan dirumuskan berdasarkan bukti empirik, analisis data, dan evaluasi kinerja sebelumnya. Hal ini menuntut OPD untuk mengelola sumber daya secara efisien, memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah secara simultan.

Keberhasilan implementasi RPJMD sangat bergantung pada koordinasi dan sinergi antar-OPD. Tidak ada satu OPD pun yang bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan agenda pembangunan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar berbagai program dapat berjalan lebih terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam proses ini, monitoring dan evaluasi menjadi mekanisme krusial untuk menilai efektivitas kebijakan yang dijalankan secara periodik. Ketika ditemukan kendala atau deviasi dari target, OPD harus mampu melakukan penyesuaian strategi berbasis data, bukan sekadar reaksi administratif.

Pernyataan Al Haris adalah pengingat bahwa tata kelola pembangunan yang efektif tidak akan terwujud tanpa birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan berpihak. Dalam konteks ini, RPJMD bukan sekadar dokumen rencana lima tahunan, melainkan kontrak moral dan institusional antara negara dan masyarakat. Oleh sebab itu, OPD perlu memposisikan diri sebagai aktor utama dalam memastikan keberpihakan pembangunan kepada masyarakat, dengan menempatkan kepentingan publik sebagai orientasi utama kebijakan. Dengan demikian, setiap program dan anggaran yang dirancang benar-benar berakar pada kebutuhan publik, tidak tercerabut dari realitas sosial yang hendak diubah, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

RPJMD bukan sekadar dokumen rencana, tetapi kontrak strategis antara negara dan rakyat yang harus diaktualisasikan dalam kebijakan publik yang relevan, terukur, dan berpihak. Dalam konteks inilah, OPD tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, melainkan harus menjadi motor inovasi kebijakan berbasis data dan kepentingan rakyat. Gubernur Al Haris telah memberi arah yang jelas, pembangunan harus berangkat dari realitas, berpijak pada kebutuhan masyarakat, dan menghasilkan dampak nyata. Maka, keberhasilan RPJMD Jambi 2025–2029 akan ditentukan oleh sejauh mana birokrasi mampu menjadikan prinsip evidence-based policy dan public value creation sebagai etos kerja sehari-hari. Tanpa itu semua, rencana pembangunan hanya akan menjadi tumpukan kertas tanpa makna, retorika tanpa realisasi.

  • Penulis: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • Editor: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Sakit RSUD Batin Mangunang Langgar SOP Pelayanan, Keluarga Pasien Angkat Bicara

    Rumah Sakit RSUD Batin Mangunang Langgar SOP Pelayanan, Keluarga Pasien Angkat Bicara

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, TANGGAMUS — Diluar nalar, Pelayanan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang Islamic Centre Kotaagung Kabupaten Tanggamus melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Kesehatan. Pasalnya, Azriel Adi Daya Pasien yang mengalami keluhan Sakit pada bagian Perut dalam kondisi Merintih kesakitan mengeluh, saat dirinya akan di ambil Sampel darah dan memaksakan diri untuk […]

  • Tingkatkan Iman dan Keselamatan, Satlantas Polres OKI Intensifkan Edukasi Berlalu Lintas Selama Ramadhan

    Tingkatkan Iman dan Keselamatan, Satlantas Polres OKI Intensifkan Edukasi Berlalu Lintas Selama Ramadhan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Kayuagung, OKI, Sumsel— Momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ilir (OKI) untuk mengajak masyarakat tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Satuan Lalu […]

  • Bupati Hurmin Pimpin Goro Bersihkan Eks UNJA Sarolangun

    Bupati Hurmin Pimpin Goro Bersihkan Eks UNJA Sarolangun

    • 1Komentar

    📰 Bupati Hurmin Pimpin Goro Bersihkan Eks UNJA Sarolangun NEWS PUBLIK, Sarolangun – Bupati Sarolangun H. Hurmin bersama jajaran perangkat daerah memimpin kegiatan gotong royong membersihkan kawasan eks Universitas Jambi (UNJA) Kampus Sarolangun, Jumat (11/7/2025). Aksi ini menjadi bagian dari program Berbakti MAJU yang rutin digelar setiap Jumat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian aset daerah. […]

  • Menu MBG di SDN 148 Petaling Jaya Muaro Jambi Diprotes Orang Tua, Diduga Tak Penuhi Standar Gizi Anak

    Menu MBG di SDN 148 Petaling Jaya Muaro Jambi Diprotes Orang Tua, Diduga Tak Penuhi Standar Gizi Anak

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | MUARO JAMBI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah kini mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Keluhan muncul setelah menu MBG yang dibagikan kepada siswa di SDN 148 Petaling Jaya, Kabupaten Muaro Jambi, dinilai tidak memenuhi standar gizi yang seharusnya […]

  • Makna Tanda Cinta PAI 2025: Gubernur Jambi Raih Penghargaan Tertinggi Kemenag RI

    Makna Tanda Cinta PAI 2025: Gubernur Jambi Raih Penghargaan Tertinggi Kemenag RI

    • 1Komentar

    ​Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd. (Guru Besar UIN STS Jambi) A. Tanda Cinta Pendidikan Agamq Islam (PAI) ​Tatkala ombak globalisasi dan revolusi digital menerjang setiap lini kehidupan, kita menyaksikan sebuah fenomena budaya yang tak terelakkan: hempasan gelombang budaya yang menggerus nilai agama sangat dahsyat. Generasi Z, para pewaris masa depan, kini hidup dalam ekosistem […]

  • Pemerintah Desa Tebabunuk MUSDEs RKPD Anggaran Tahun 2026

    Pemerintah Desa Tebabunuk MUSDEs RKPD Anggaran Tahun 2026

    • 0Komentar

    📰 Pemerintah Desa Tebabunuk MUSDEs RKPD Anggaran Tahun 2026 NEWS PUBLIK, Tanggamus – Pemerintah Pekon Tebabunuk, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Desa (Musdes) sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (9/9/2025) di kantor Pekon Tebabunuk. Musdes dibuka langsung oleh Kepala Pekon Tebabunuk, […]

expand_less