Wawako-Waka II DPRD Pagar Alam Hadiri Gebyar QRIS, Ekonomi Digital Digenjot
- account_circle Yanto Guak
- calendar_month 3 menit yang lalu
- print Cetak
QRIS Bukan Sekadar Soal Transaksi
Namun, digitalisasi pembayaran tidak cukup hanya dengan memperbanyak penggunaan QRIS.
Literasi masyarakat dan perlindungan konsumen juga menjadi bagian penting yang ikut didorong melalui kegiatan tersebut. Masyarakat diberikan edukasi mengenai keamanan transaksi digital serta pemahaman terhadap hak-hak konsumen.
Hal ini menjadi penting di tengah semakin luasnya penggunaan pembayaran digital. Kemudahan bertransaksi harus berjalan beriringan dengan kemampuan masyarakat mengenali risiko dan menggunakan layanan digital secara bijak.
Hj. Bertha juga mendorong penguatan sinergi dan pemberdayaan UMKM lokal melalui berbagai kegiatan yang digelar dalam Gebyar QRIS-PK 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut antara lain senam sehat massal, expo dan bazar produk UMKM, pasar murah Bulog hingga edukasi interaktif.
UMKM Lokal Didorong Naik Kelas
Kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama. Pelaku usaha lokal mendapat ruang untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Pagar Alam berharap digitalisasi pembayaran dapat menjadi salah satu pintu bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing.
Bagi pelaku usaha, penggunaan QRIS bukan hanya soal mengikuti perkembangan teknologi. Sistem pembayaran digital juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang lebih praktis dan adaptif.
Hj. Bertha mengajak masyarakat Pagar Alam memanfaatkan layanan pembayaran digital secara bijak sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM daerah.
“Semoga kegiatan ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kota Pagar Alam, meningkatkan daya saing UMKM, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Gebyar QRIS-PK 2026 pun menjadi momentum untuk mempertemukan pemerintah, perbankan, pelaku usaha dan masyarakat dalam satu ruang. Harapannya, geliat digitalisasi ekonomi tidak berhenti di lapangan kegiatan, tetapi terus bergerak dalam aktivitas ekonomi masyarakat Pagar Alam sehari-hari.
- Penulis: Yanto Guak











