Api Bawah Tanah Masih Menyala, Gubernur Al Haris Berjibaku Padamkan Karhutla
- account_circle GR
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | TANJUNG JABUNG TIMUR – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di pelosok Tanjung Jabung Timur menjadi pertarungan panjang melawan api. Gubernur Jambi Al Haris bahkan turun langsung ke lokasi dan berjibaku memadamkan kebakaran di tengah medan yang sulit ditempuh.
Al Haris bersama Danrem 042/Garuda Putih, Kapolda Jambi dan Bupati Tanjung Jabung Timur mendatangi lokasi Karhutla di Desa Sungai Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kamis (27/8/2026).
Kebakaran tersebut dilaporkan telah menghanguskan lahan lebih dari 5 hektare.
Namun, memadamkan api di lokasi tersebut ternyata bukan perkara sederhana. Api yang terlihat sudah mati di permukaan masih berpotensi menyala di bawah tanah.
“Ini proses pemadamannya luar biasa panjang, karena api yang sudah padam tidak bisa kita pastikan api tersebut benar-benar padam. Karena api di dalam tanah masih ada yang menyala,” ujar Al Haris.
Api Padam di Permukaan, Bara Masih Mengintai
Ancaman terbesar justru berada di bawah permukaan lahan.
Saat api di permukaan berhasil dipadamkan, titik panas masih dapat bertahan di dalam tanah. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan bara benar-benar tidak kembali menjadi kobaran api.
Al Haris menyaksikan langsung bagaimana titik api kembali muncul dalam waktu singkat saat berada di lokasi.
Situasi semakin sulit karena kondisi cuaca yang kering. Hembusan angin juga membuat api memiliki peluang lebih besar menjalar ke bagian lahan lainnya.
“Kondisi cuaca yang kering dan angin yang berhembus kencang ini yang membuat api menjalar,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat proses pemadaman tidak cukup dilakukan dengan mematikan kobaran yang terlihat. Petugas harus memastikan titik-titik api yang tersembunyi tidak kembali menyala.
- Penulis: GR










