GEBRAKAN ORGANDA T.44 CITEUREUP BABAKAN MADANG: Visi Misi Baru sebagai Langkah Besar Tingkatkan Kesejahteraan Pengemudi
- account_circle Kusnadi Azis
- calendar_month Sel, 7 Apr 2026
- visibility 113

NEWS PUBLIK | BOGOR – Organda T.44 Citeureup Babakan Madang resmi menetapkan visi dan misi baru dalam langkah strategis memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengemudi angkutan kota.
Rapat internal yang digelar pada Selasa, 7 April 2026 di Citeureup, Kabupaten Bogor tersebut dihadiri oleh pengurus, perwakilan pengemudi, serta tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perbaikan sistem transportasi lokal.
Langkah ini menjadi momentum penting bagi Organda trayek T.44 jurusan Citeureup–Babakan Madang untuk melakukan pembenahan menyeluruh di tengah berbagai tantangan transportasi, terutama meningkatnya persaingan dengan moda transportasi berbasis aplikasi.
Visi Misi Organda T.44 Citeureup Babakan Madang untuk Perubahan Nyata
Dalam rapat tersebut, Organda T.44 menegaskan bahwa penyusunan visi dan misi baru bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi utama untuk membawa arah perubahan organisasi yang lebih progresif.
Ketua Organda T.44, Elis S. Yusuf, menyampaikan bahwa organisasi harus hadir sebagai wadah perjuangan bagi para pengemudi, bukan hanya sekadar struktur kelembagaan.
“Kami ingin memastikan bahwa Organda T.44 hadir bukan hanya sebagai wadah administratif, tetapi sebagai rumah besar bagi para pengemudi yang memperjuangkan hak dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Adapun visi yang ditetapkan adalah:
“Terwujudnya pelayanan angkutan kota yang aman, tertib, dan berdaya saing, dengan meningkatkan kesejahteraan pengemudi sebagai prioritas utama.”
Sementara itu, misi yang diusung mencakup sejumlah langkah strategis, antara lain:
- Meningkatkan pendapatan dan jaminan kesejahteraan pengemudi melalui penataan trayek, pemerataan rit, serta penguatan sistem administrasi.
- Membangun komunikasi yang solid antara pengurus, pengemudi, dan pemangku kepentingan guna mengatasi berbagai persoalan di lapangan.
- Mendorong pelayanan angkutan yang ramah penumpang dengan standar keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu.
- Melakukan pembinaan dan pelatihan bagi pengemudi untuk meningkatkan profesionalisme serta etika berkendara.
- Menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah demi memastikan keberpihakan terhadap pengembangan transportasi rakyat.
Visi dan misi ini diharapkan menjadi pedoman utama dalam setiap kebijakan organisasi ke depan.
Tantangan Nyata: Persaingan Transportasi Online hingga Pembagian Rit
Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan krusial turut dibahas secara terbuka. Mulai dari persaingan dengan transportasi online, pembagian rit yang belum merata, hingga kebutuhan pembaruan armada angkutan kota.
Permasalahan ini selama ini menjadi keluhan utama para pengemudi yang berdampak langsung terhadap pendapatan harian mereka.
Pengurus Organda T.44 menegaskan bahwa dengan arah baru organisasi, mereka berkomitmen membuka ruang dialog yang lebih transparan dan sehat. Setiap kebijakan yang diambil nantinya diharapkan benar-benar mencerminkan kebutuhan serta aspirasi pengemudi di lapangan.
“Kami ingin T.44 bangkit sebagai angkutan kota yang tertib, profesional, dan mengutamakan kesejahteraan anggotanya. Ini momentum perubahan,” ujar salah satu pengurus.

Program Nyata: BPJS Ketenagakerjaan hingga Iuran Kas Pengemudi
Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Organda T.44 juga menetapkan sejumlah kebijakan strategis yang langsung menyentuh kebutuhan pengemudi.
Salah satu program utama adalah pendaftaran seluruh pengemudi angkot T.44 ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Program ini bertujuan memberikan perlindungan jaminan sosial, khususnya dalam hal kecelakaan kerja.
Dengan adanya jaminan tersebut, diharapkan para pengemudi dapat bekerja dengan rasa aman serta memiliki perlindungan finansial jika terjadi risiko di jalan.
Selain itu, rapat juga menyepakati kewajiban iuran harian bagi anggota KKSU Organda T.44. Iuran tersebut akan digunakan sebagai dana kas bersama untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang sering dihadapi pengemudi di lapangan.
Dana kas ini juga diharapkan menjadi solusi kolektif dalam menghadapi situasi darurat maupun kebutuhan operasional yang mendesak.
Target 100 Hari Kerja dan Komitmen Bersama
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh hampir seluruh pengemudi trayek T.44 jurusan Citeureup–Babakan Madang, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap perubahan organisasi.
Dalam forum tersebut, pengurus juga meminta dukungan serta waktu kondusif selama 100 hari kerja ke depan untuk merealisasikan berbagai program yang telah dirancang.
“Kami pengurus meminta waktu kondusif selama 100 hari kerja ke depan. Insya Allah, kami akan mengambil langkah-langkah nyata demi kenyamanan dan kesejahteraan para pengemudi,” tegas pengurus.
Rapat kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan seluruh elemen organisasi dalam menjalankan visi dan misi yang telah disepakati.
Momentum ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan Organda T.44 sebagai angkutan kota yang lebih profesional, tertib, dan berpihak pada kesejahteraan pengemudi.
- Penulis: Kusnadi Azis
