Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tumpukan Sampah di Rajeg Menggunung Buat Geram LSM GPBB, Bau Menyengat Bikin Warga Sesak Napas

  • account_circle Bandi
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak
tumpukan sampah di Rajeg

Tumpukan sampah menggunung di wilayah Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

πŸ“° Tumpukan Sampah di Rajeg Menggunung Buat Geram LSM GPBB, Bau Menyengat Bikin Warga Sesak Napas

NEWS PUBLIK | TANGERANG – Tumpukan sampah di Rajeg kian memprihatinkan dan memicu kemarahan publik. Sampah yang menggunung di sepanjang Jalan Raya Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kesehatan warga sekitar.

Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari Ketua DPC LSM GPBB, Nuryadi, yang akrab disapa Dot. Ia menilai persoalan tersebut sudah sangat mendesak untuk segera ditangani oleh pemerintah.

β€œSampah-sampah ini semakin hari semakin bertambah. Aroma bau yang menyengat membuat napas sesak dan sangat merusak lingkungan,” ujar Nuryadi dengan nada geram saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, persoalan tumpukan sampah di Rajeg bukan hanya soal estetika lingkungan, melainkan telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Bau busuk yang ditimbulkan mengganggu aktivitas sehari-hari warga, bahkan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit.

Nuryadi menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menyebut, tumpukan sampah yang terus meningkat menjadi sumber pencemaran lingkungan yang serius.

Selain menimbulkan bau tak sedap, sampah yang dibiarkan menumpuk juga berisiko menjadi sarang penyakit, seperti lalat, tikus, hingga bakteri berbahaya yang dapat mengancam kesehatan warga sekitar.

β€œIni jelas sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Lingkungan jadi tercemar, udara tidak sehat, dan potensi penyakit semakin besar,” tegasnya.

Ia pun mendesak pemerintah setempat maupun pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret dan tegas dalam menangani persoalan ini. Menurutnya, tanpa intervensi serius, kondisi tumpukan sampah di Rajeg akan semakin memburuk.

Tak hanya mengkritisi pemerintah, Nuryadi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

β€œJangan biarkan sampah terus menumpuk dan merusak lingkungan kita. Mari kita jaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan tumpukan sampah di Rajeg tidak akan selesai jika hanya mengandalkan pemerintah tanpa partisipasi aktif masyarakat. Kebiasaan membuang sampah sembarangan harus segera dihentikan.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Fadil, seorang pengendara sepeda motor yang kerap melintas di lokasi tersebut. Ia menilai banyak oknum yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan, sehingga memperparah kondisi lingkungan.

β€œSaat ini banyak oknum yang buang sampah sembarangan. Coba pasang CCTV biar jera tuh para pembuang sampah. Masa mau dibiarin aja kaya gitu,” ujarnya.

Fadil berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menyediakan solusi nyata agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Ia mengusulkan agar pemerintah menyediakan tempat sampah yang memadai, termasuk Tempat Penampungan Sementara (TPS) di wilayah tersebut.

β€œKasih semua warga tempat sampah, atau sediakan tempat penampungan sampah sementara di wilayah tersebut, agar nantinya masyarakat jelas harus buang ke mana sampahnya,” jelasnya.

Menurut Fadil, langkah tersebut penting agar masyarakat memiliki akses yang jelas dalam membuang sampah, sehingga tidak lagi menjadikan pinggir jalan sebagai tempat pembuangan liar.

β€œJangan asal buang, ayolah berpikir dan bergerak demi keindahan lingkungan,” pungkasnya.

Fenomena tumpukan sampah di Rajeg mencerminkan persoalan klasik pengelolaan sampah yang belum tertangani secara optimal. Tanpa penanganan terpadu antara pemerintah dan masyarakat, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang dan semakin parah.

Langkah-langkah seperti penegakan hukum, penyediaan fasilitas memadai, serta edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan ini.

Kini, publik menunggu aksi nyata pemerintah daerah untuk segera turun tangan sebelum dampak yang ditimbulkan semakin meluas dan merugikan masyarakat.

  • Penulis: Bandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Karawang Lakukan Kolaborasi Lintas Sektor

    Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Karawang Lakukan Kolaborasi Lintas Sektor

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG – Menindaklanjuti dampak banjir di sejumlah wilayah, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bersama seluruh stakeholder terus melalukan upaya strategis. Wakil Bupati Karawang H. Maslani mengungkapkan, bahwa saat ini Pemkab Karawang telah melakukan upaya-upaya penanganan banjir. Salah satunya, dengan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir. Hal tersebut diungkapkan H. Maslani usai meninjau dan […]

  • Warga Danau Sipin Geram! Pintu Air Sungai Kambang Tak Kunjung Diperbaiki, Sampah dan Banjir Mengancam

    Warga Danau Sipin Geram! Pintu Air Sungai Kambang Tak Kunjung Diperbaiki, Sampah dan Banjir Mengancam

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Kota Jambi – Kekecewaan warga Danau Sipin terhadap Pemerintah Kota Jambi kian memuncak. Pintu Air Sungai Kambang yang seharusnya berfungsi mengatur keluar masuk aliran air justru dikeluhkan karena kondisinya tidak optimal dan hingga kini tak kunjung diperbaiki. Padahal, pintu air tersebut dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jambi dengan tujuan memperlancar […]

  • Penampilan tari Mujuk Padi Bunting SDN 66 Kota Jambi di FLS3N Kota Jambi

    SDN 66 Kota Jambi Juara 1 Tari FLS3N Tingkat Kota, β€œMujuk Padi Bunting” Curi Perhatian

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SDN 66 Kota Jambi dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kota Jambi Tahun 2026. Sekolah tersebut berhasil meraih Juara 1 cabang tari melalui karya berjudul β€œMujuk Padi Bunting” yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Jambi. Penampilan para siswa sukses mencuri […]

  • PJ Gubernur Babel Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Periode 2024-2029

    PJ Gubernur Babel Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Periode 2024-2029

    • 0Komentar

    NP BABEL – Setelah resmi dilantik menjadi anggota DPRD, 45 Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melanjutkan babak berikutnya dengan pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi Babel. Susunan jajaran pimpinan DPRD Provinsi Babel periode 2024-2029 adalah sebagai berikut: Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Babel, Sugianto, mengucapkan selamat atas dilantiknya pimpinan dan jajarannya DPRD Babel periode […]

  • Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Tolitoli

    Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Tolitoli

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tolitoli – Densus 88 Antiteror membekuk Seorang pria berinisial LA (52), yang diduga terlibat jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) di kediamannya di Jl. Dapalak, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. LA, yang dikenal warga sebagai pedagang keripik dan aktif di lingkungan masjid, diamankan saat sedang duduk santai […]

  • Wabup Katamso buka pelatihan bisnis mangrove responsif gender - NEWS PUBLIK

    Desa Tungkal I Jadi Living Laboratory, Wabup Katamso Dukung Pengembangan Bisnis Berbasis Mangrove

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus mendorong pengembangan ekonomi berbasis lingkungan melalui pemanfaatan potensi kawasan mangrove yang berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Training of Trainers Model Bisnis Berbasis Mangrove yang Responsif Gender atau Nature-based Solutions (NbS) yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. […]

expand_less