Strategis! Gubernur Al Haris Sebut HKTI dan Wanita Tani Pilar Kedaulatan Pangan Jambi
- account_circle GR
- calendar_month Sel, 21 Apr 2026
- visibility 60

π° Strategis! Gubernur Al Haris Sebut HKTI dan Wanita Tani Pilar Kedaulatan Pangan Jambi
NEWS PUBLIK | Muaro Jambi β Gubernur Al Haris sebut HKTI dan Wanita Tani mitra strategis pangan dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan daerah dan nasional. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Wanita Tani Provinsi Jambi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Depan Kantor Bupati Bukit Cinto Kenang, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (21/04/2026) pagi, dan turut dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono.
Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa keberadaan HKTI dan Wanita Tani memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Jambi periode 2026β2031 yang dipimpin oleh Sutan Adil Hendra.
Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja maksimal dalam meningkatkan hasil pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
βKepada jajaran HKTI Provinsi Jambi yang baru dilantik hendaknya bekerja dengan penuh semangat dan maksimal, agar hasil pertanian serta ketahanan pangan di Provinsi Jambi bisa terpenuhi,β ujar Al Haris.
Gubernur juga memaparkan capaian positif sektor pertanian Jambi. Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada Maret 2026 tercatat sebesar 178,39 atau naik 1,11 persen dibanding Februari 2026.
Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) mencapai 184,26 atau meningkat 1,01 persen.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk HKTI dan Wanita Tani.
βAlhamdulillah ini juga berkat perjuangan dan kerja keras HKTI,β ungkapnya.
Gubernur Al Haris juga mengungkapkan bahwa sektor pertanian Jambi menunjukkan tren positif, termasuk peningkatan produksi padi yang disebut tertinggi di Pulau Sumatera dengan angka 30,7 persen.
Saat ini, luas lahan sawah di Jambi mencapai sekitar 14.000 hektar dan mengalami peningkatan sebesar 12.000 hektar pada tahun 2025.
Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan luas lahan pertanian mencapai 126.000 hektar pada tahun 2026.
Namun demikian, ia mengakui masih adanya tantangan berupa alih fungsi lahan oleh sebagian petani.
Meski begitu, kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah dinilai mampu meningkatkan minat petani untuk kembali mengelola sawah.
βHari ini petani kita sudah mulai tertarik dengan sawah karena harga gabah ditetapkan minimal Rp6.500. Bahkan di lapangan ada yang mencapai Rp7.000 lebih,β jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Perum Bulog kini Π°ΠΊΡΠΈΠ²Π½ΠΎ menyerap hasil panen petani, sehingga memudahkan distribusi dan penjualan hasil pertanian.
Dalam arahannya, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menyampaikan keyakinannya bahwa HKTI di bawah kepemimpinan Sutan Adil Hendra akan semakin berkembang dan mampu bersinergi dengan program pemerintah.
Ia menekankan pentingnya peran HKTI sebagai jembatan antara petani dan pemerintah, serta mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana.
βHKTI harus menjadi penghubung antara petani dan pemerintah. Kita dorong modernisasi pertanian agar hasilnya lebih optimal,β tegasnya.
Wamentan juga mengapresiasi peran Wanita Tani sebagai βKartini Pertanianβ yang turut membantu pembangunan sektor pertanian di Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Pertanian memberikan bantuan 25 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Muaro Jambi.
Selain itu, Wamentan juga memberikan bantuan pribadi berupa mesin pengolahan ubi senilai Rp50 juta.
Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra, menyampaikan komitmennya untuk membantu petani meningkatkan hasil produksi pertanian.
Ia juga mengapresiasi bantuan alsintan yang diberikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan pertanian di daerah.
βIni merupakan semangat baru bagi kami dalam membantu para petani meningkatkan hasil pertanian di Provinsi Jambi,β ujarnya.
Sementara itu, Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayahnya.
Ia mengungkapkan bahwa bantuan benih padi sebanyak 84.525 kilogram telah disalurkan kepada 157 kelompok tani untuk lahan seluas 3.381 hektar.
Pelantikan ini dihadiri sekitar 3.000 anggota HKTI dan Wanita Tani dari seluruh Provinsi Jambi, menandakan tingginya antusiasme dan komitmen dalam memajukan sektor pertanian.
Dengan pelantikan ini, HKTI dan Wanita Tani Provinsi Jambi diharapkan semakin solid dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.
- Penulis: GR
