Breaking News
light_mode
Trending Tags

Zudarwansyah Mendorong Pemkab dan APH Segera Bertindak Menyelesaikan Konflik di Lahan Eks PT. TI

  • account_circle Wandi
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025

Zudarwansyah Mendorong Pemkab dan APH Segera Bertindak Menyelesaikan Konflik di Lahan Eks PT. TI

NEWS PUBLIK, Tanggamus — Polemik kepemilikan lahan eks HGU PT Tanggamus Indah (TI) kembali mencuat dan memantik perhatian serius dari Anggota Komisi IV DPRD Tanggamus, Zudarwansyah. Ia menegaskan bahwa area tersebut merupakan tanah negara yang selama ini dimanfaatkan masyarakat setelah masa kontrak HGU perusahaan berakhir.

Menurut Politisi Partai Gerindra itu, masyarakat sudah lama melakukan tumpang sari di lahan tersebut. Karena itu, ia menilai penggunaan lahan oleh warga masih dalam batas kewajaran selama menunggu kebijakan pemerintah.

“Tanah itu punya negara! Karena kontrak HGU habis, sementara dipakai masyarakat. Selama PT TI menguasai lahan, sudah banyak warga setempat yang melakukan tumpang sari,” tegasnya, Senin (24/11/2025).

Namun, ia menyayangkan munculnya kelompok yang mengatasnamakan adat bermarga Buay Belunguh Tanjung Hikhan dan mengklaim area tersebut sebagai tanah ulayat adat.

Zudarwansyah secara tegas menolak klaim itu dan menyebut pernyataan kelompok tersebut tidak memiliki dasar kuat.

“Buay Belunguh asli di Pekon Kagungan tidak ikut campur, dan sudah mengatakan bahwa itu tanah negara,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tanah negara tidak bisa sembarangan diklaim oleh pihak manapun. Menurutnya, hal semacam itu justru berpotensi menimbulkan kekacauan.

“Enggak bisa tanah negara sembarangan diklaim. Bisa kacau balau. Status mereka di sana sepenuhnya numpang. Kalau negara mau pakai, semua harus angkat kaki,” tegas Zudarwansyah.

Menilik Sejarah Marga dan Klaim Identitas

Lebih lanjut, Iwan Talo—sapaan akrab Zudarwansyah—menjelaskan bahwa secara historis leluhur Marga Buay Belunguh telah menyerahkan tanah tersebut kepada Pemerintah Kolonial Belanda pada 1931. Hingga kini, keturunan pesirah Buay Belunguh di Pekon Kagungan tidak pernah menuntut hak pengembalian lahan.

“Justru yang jadi pertanyaan, mereka itu dari Buay Belunguh yang mana? Buay Belunguh yang sah itu berada di Pekon Kagungan,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tanggamus itu.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa nama Tanjung Hikhan yang disisipkan kelompok tersebut berasal dari nama dusun di Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kotaagung Timur. Sementara marga Buay Belunguh Tanjung Hikhan sendiri baru dibentuk pada 2023, jauh setelah Marga Buay Belunguh asli berdiri sebelum kemerdekaan Indonesia.

Melihat fakta itu, Zudarwansyah mencurigai kemungkinan bahwa pembentukan marga baru tersebut hanya menjadi kedok untuk menguasai tanah negara.

“Mereka baru berdiri tahun 2023. Takutnya cuma jadi alat untuk ambil tanah negara. Perlu diingat, pimpinan adat ada trah, bukan berdasarkan hawa nafsu,” ujarnya.

Dukung Penegasan Batas Adat oleh Marga Buay Nyata

Terkait pemasangan patok batas wilayah adat oleh Marga Buay Nyata di lahan eks HGU PT TI pada Minggu (23/11/2025), Zudarwansyah menyatakan dukungannya.

Menurutnya, tindakan tersebut bertujuan memastikan batas wilayah adat, bukan mengklaim tanah negara. Ia menegaskan bahwa dalam struktur adat, wilayah eks HGU PT TI memang berada dalam cakupan Marga Buay Nyata dan Buay Belunguh.

“Marga Buay Nyata sedang melawan kezholiman. Mereka pasang patok batas wilayah adat untuk memastikan wilayah adatnya, bukan mengklaim tanah milik adat,” jelasnya.

Desak Pemerintah dan APH Cegah Bentrok Antarwarga

Melihat memanasnya situasi di lapangan, Zudarwansyah mendesak pemerintah daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan cepat untuk mencegah potensi bentrok antara masyarakat adat Buay Nyata dan kelompok Buay Belunguh Tanjung Hikhan.

Ia berharap Pemkab Tanggamus segera menyelesaikan sengketa agar tidak berkembang menjadi konflik terbuka.

“Saya takut terjadi bentrok antara Buay Nyata dan Tanjung Hikhan. Karena itu, pemda dan APH harus segera ambil tindakan tegas untuk menyelesaikan permasalahan itu,” pungkasnya.

  • Penulis: Wandi
  • Editor: NEWS PUBLIK

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grand Final Perebutan Juara Liga Dangdut 4 Tanggamus 2025 Kampus Stebi Sukses Terlaksana Dan Hikmat

    Grand Final Perebutan Juara Liga Dangdut 4 Tanggamus 2025 Kampus Stebi Sukses Terlaksana Dan Hikmat

    • 0Komentar

    📰 Grand Final Perebutan Juara Liga Dangdut 4 Tanggamus 2025 Kampus Stebi Sukses Terlaksana Dan Hikmat NEWS PUBLIK, Tanggamus – Panggung megah di Taman Soekarno, Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Sabtu malam (25/10/2025) berubah menjadi lautan manusia. Ribuan penonton tumpah ruah menyaksikan malam puncak Liga Dangdut 4 Tanggamus 2025, ajang pencarian bakat musik dangdut yang digelar […]

  • Kapolres OKI: Panen Raya Jagung Wujud Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

    Kapolres OKI: Panen Raya Jagung Wujud Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KAYUAGUNG, OKI, SUMSEL — Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang berlangsung pada Rabu, pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut digelar di lahan jagung milik Aiptu Abastari, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung. Selain berlangsung secara langsung di lokasi, panen raya ini juga terhubung secara […]

  • Diduga beredar Obat Tanpa Izin, Warga Minta Pengawasan BOPM Labusel Diperketat

    Diduga beredar Obat Tanpa Izin, Warga Minta Pengawasan BOPM Labusel Diperketat

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | LABUSEL – Dugaan peredaran obat tanpa izin edar mencuat di salah satu apotek di Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Informasi tersebut beredar setelah seorang warga mengaku membeli obat yang belakangan disebut-sebut tidak memiliki izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kota Pinang ,Kecamatan Kota Pinang , Kabupaten […]

  • Truk Batu Bara 42 Ton Terguling, Rumah Warga Tertimbun, Siapa Lindungi PT Tambang?

    Truk Batu Bara 42 Ton Terguling, Rumah Warga Tertimbun, Siapa Lindungi PT Tambang?

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | MUARO JAMBI  – Dentuman keras memecah sunyi dini hari di Tempino. Selasa (24/02/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, satu unit truk Fuso Hino bernopol BG 8639 ZQ bermuatan 42,4 ton batu bara terguling di Jalan Lintas Jambi–Tempino KM 27, tepat di depan SPBU Tempino. Batu bara yang diangkut bukan hanya tumpah ke badan […]

  • Kriminalisasi Petani dan Aktivis Jambi: Pengusaha Sucipto Diduga Disokong Oknum Polda

    Kriminalisasi Petani dan Aktivis Jambi: Pengusaha Sucipto Diduga Disokong Oknum Polda

    • 0Komentar

    📰 Mangkir dari Pemanggilan Dishut, Pengusaha Sucipto Diduga Kriminalisasi Petani dan Aktivis NEWS PUBLIK, JAMBI, Tanjabtim (06 Oktober 2025)  – Konflik agraria di Provinsi Jambi kembali memanas. Sejumlah petani dan aktivis yang memperjuangkan hak atas tanah justru dikriminalisasi, sementara pengusaha bernama Sucipto Yudodiharjo diduga mangkir dari panggilan penegakan hukum Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi. Konflik […]

  • Hadiri Indonesia’s Geopark Leader Forum, Al Haris Tegaskan Komitmen Jambi dalam Pengembangan Geopark

    Hadiri Indonesia’s Geopark Leader Forum, Al Haris Tegaskan Komitmen Jambi dalam Pengembangan Geopark

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Indonesia’s Geopark Leader Forum bertema Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development yang digelar di Jakarta, Rabu (3/12/2025). Forum ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat arah pengembangan geopark nasional. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa geopark […]

expand_less