Koordinasi Program Prioritas GTK 2026, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Perkuat Kualitas Guru di Jambi
- account_circle GR
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 37

Gubernur Jambi Al Haris saat menghadiri Koordinasi Program Prioritas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2026 di Aston Jambi Hotel & Conference Center.
NEWS PUBLIK | Jambi β Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menghadiri kegiatan Koordinasi Program Prioritas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Aston Jambi Hotel & Conference Center, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas guru serta tenaga kependidikan. Melalui koordinasi tersebut, diharapkan lahir langkah strategis untuk mewujudkan pendidikan yang lebih bermutu di Provinsi Jambi.
Pemerintah Dorong Penguatan Sektor Pendidikan
Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pemerintah saat ini terus mendorong penguatan sektor pendidikan melalui berbagai program strategis.
Salah satu upaya yang tengah dijalankan adalah pembangunan sejumlah sekolah yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat.
βPemerintah sedang menggerakkan sektor pendidikan, termasuk pembangunan beberapa sekolah dari program pemerintah pusat. Ini menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,β ujar Al Haris.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia guru agar proses pembelajaran berjalan optimal.
Persoalan Guru Paruh Waktu Masih Menjadi Tantangan
Selain itu, Al Haris juga menyoroti persoalan yang masih dihadapi daerah, khususnya terkait keberadaan guru yang belum masuk dalam skema paruh waktu.
Ia mengungkapkan bahwa persoalan tersebut telah beberapa kali dibahas bersama pemerintah pusat, termasuk dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
βPersoalan kita ada pada guru yang belum masuk paruh waktu. Saya sudah berkali-kali menemui dan berdiskusi dengan Menteri PANRB untuk mencari solusi terbaik,β katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga mengambil langkah melalui kebijakan daerah agar para guru tetap dapat menjalankan tugasnya.
βSaya bahkan membuatkan mereka Surat Keputusan (SK) Gubernur agar mereka tetap bekerja sebagaimana mestinya sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat,β tegas Al Haris.

Apresiasi Pemerintah Pusat
Sementara itu, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikbudristek, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
Ia menilai perhatian Gubernur Jambi terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor pendidikan menunjukkan komitmen kuat dalam membangun pendidikan berkualitas.
βKami melihat komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, khususnya Gubernur Jambi, dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia guru dan tenaga kependidikan. Hal ini sangat penting untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Bermutu untuk Semua,β ujar Nunuk.
Pemerintah Siapkan Grand Design Kebutuhan Guru
Nunuk juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan grand design pemenuhan kebutuhan guru secara berkelanjutan.
Skema tersebut mencakup beberapa tahapan, mulai dari pre-service, in-service, hingga post-service. Pendekatan ini bertujuan memastikan kebutuhan guru tidak hanya terpenuhi dari sisi jumlah, tetapi juga kualitas dan pengembangan kariernya.
βMelalui skema tersebut, kita ingin memastikan bahwa proses pemenuhan kebutuhan guru tidak hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas dan pengembangan karier guru secara berkelanjutan,β jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan guru non-ASN.
βKami memastikan bahwa guru non-ASN tetap dapat bekerja sambil menunggu proses penataan yang sedang dilakukan pemerintah,β tambahnya.
Deklarasi Komitmen dan Pembangunan Zona Integritas
Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program prioritas Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi.
Selain itu, deklarasi juga mencakup pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan BGTK.
Penandatanganan deklarasi tersebut menjadi simbol kesepakatan bersama untuk mewujudkan tata kelola kelembagaan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Melalui komitmen ini, seluruh pihak diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan bagi guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Jambi.
- Penulis: GR
