Breaking News
light_mode
Trending Tags

TUNTUTAN SEUMUR HIDUP KURIR 12 KG SABU PICU TUDINGAN: Diduga Ada Bos Narkoba dari Lapas Riau, Propam Diminta Periksa Penyidik Polda Jambi

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026

kasus 12 kilogram sabu di jambi dengan terdakwa angga saputra dan gilang yogi

NEWS PUBLIK | Jambi – Persidangan kasus narkotika dengan barang bukti 12 kilogram sabu yang menjerat terdakwa Angga Saputra dan Gilang Yogi kembali berlangsung di pengadilan pada Kamis, 12 Maret 2026. Sidang tersebut memasuki agenda pembacaan pembelaan atau pledoi dari pihak terdakwa.

Namun suasana ruang sidang berubah emosional. Istri Angga Saputra, Nola, terlihat tidak mampu menahan tangis setelah mendengar tuntutan penjara seumur hidup yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Nola mengaku kecewa berat. Ia menilai pembelaan hukum terhadap suaminya tidak maksimal karena pengacara utama tidak hadir dalam sidang pledoi. Sidang tersebut hanya diwakili oleh pengacara pengganti yang menurutnya tidak memahami detail perkara.

Istri Terdakwa Sebut Ada Percakapan soal Pemilik Sabu

Dengan suara bergetar, Nola menjelaskan bahwa sejak awal keluarga sudah menyerahkan bukti percakapan komunikasi kepada kuasa hukum. Percakapan itu, menurutnya, mengarah pada dugaan bahwa 12 kilogram sabu tersebut bukan milik Angga Saputra maupun Gilang Yogi.

Ia menyebut narkoba tersebut diduga milik seseorang bernama Feri Rupit yang disebut sedang berada di Lapas Riau.

Kami sangat kecewa dan sedih atas tuntutan terhadap suami saya dan Gilang Yogi yang dituntut seumur hidup. Padahal dari awal saya sudah menjelaskan kepada pengacara soal lampiran percakapan yang menunjukkan kepemilikan narkoba tersebut. Suami saya hanya mengantar,” ujar Nola dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga mengungkapkan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas sehingga sangat berharap pembelaan hukum dilakukan secara maksimal.

Kami ini orang susah. Kenapa pengacara seperti tidak mau membantu. Bahkan saat sidang pembelaan dia tidak hadir,” ucapnya penuh kekecewaan.

sidang kasus 12 kilogram sabu di jambi dengan terdakwa angga saputra dan gilang yogi

Jaksa: Bukti Seharusnya Disampaikan Sejak Penyidikan

Menanggapi hal tersebut, Jaksa Penuntut Umum Flora Mida Sitorus menegaskan bahwa apabila terdapat bukti yang dapat meringankan terdakwa, bukti tersebut seharusnya sudah disampaikan sejak awal proses penyidikan.

Kalau memang ada bukti pendukung seperti percakapan atau bukti kepemilikan, seharusnya dilampirkan dari awal. Sekarang proses persidangan sudah berjalan dan kami mengikuti berkas dari penyidik,” jelas Flora pada Kamis (12/3/2026).

Ia juga menyarankan agar pihak keluarga menyampaikan informasi tersebut langsung kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi agar dapat diketahui apakah kasus tersebut masih memungkinkan untuk dikembangkan.

Keluarga Datangi Ditresnarkoba Polda Jambi

Usai persidangan, istri Angga Saputra bersama ibu dari Gilang Yogi mendatangi Ditresnarkoba Polda Jambi untuk menanyakan perkembangan penyelidikan terkait dugaan pemilik utama sabu 12 kilogram tersebut.

Namun mereka tidak berhasil bertemu dengan pimpinan satuan tersebut. Pihak kepolisian menyampaikan bahwa pimpinan sedang mengikuti rapat daring (zoom meeting).

Meski demikian, keduanya sempat bertemu dengan salah satu penyidik Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi bernama Widi.

Dalam pertemuan singkat tersebut, penyidik menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan penjelasan terkait perkembangan perkara.

Kami belum bisa memberikan jawaban sekarang, nanti kita bicara di samping ya, Bu,” ujar penyidik tersebut kepada keluarga terdakwa.

sidang kasus 12 kilogram sabu di jambi dengan terdakwa angga saputra dan gilang yogi

Nama Feri Rupit Disebut dalam Percakapan

Nola juga mengungkapkan cerita yang disebut berasal dari Feri Rupit. Menurutnya, Feri Rupit pernah meminta agar namanya tidak dimasukkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik.

Namun Nola mengaku tidak menyampaikan hal itu kepada suaminya karena khawatir dapat memperberat posisi Angga Saputra dan Gilang Yogi dalam perkara tersebut.

Ia juga menyebut adanya cerita bahwa penyidik dari Polda Jambi pernah menemui Feri Rupit selama beberapa hari di Lapas Riau, Pekanbaru.

Minta Presiden dan Kapolri Turun Tangan

Hingga saat ini keluarga kedua terdakwa menyatakan akan terus memperjuangkan keadilan. Mereka berharap penyidik dapat mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pihak yang diduga sebagai pemilik utama sabu 12 kilogram.

Nola bahkan meminta perhatian langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Divisi Propam Polri agar memeriksa kinerja penyidik dalam perkara tersebut.

Saya meminta kepada Presiden RI Bapak Prabowo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Propam Polri agar memeriksa kinerja Ditresnarkoba Polda Jambi. Kami ingin kejelasan perkembangan kasus narkoba 12 kilogram ini,” ujarnya.

Ia berharap penanganan perkara tersebut berjalan transparan dan sesuai dengan prinsip Presisi yang menjadi slogan Kepolisian Republik Indonesia.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • MERIAH DAN EMOSIONAL! Perpisahan Siswa Kelas XII SMAN 1 Bonjol Pasaman Jadi Momen Tak Terlupakan

    MERIAH DAN EMOSIONAL! Perpisahan Siswa Kelas XII SMAN 1 Bonjol Pasaman Jadi Momen Tak Terlupakan

    • 1Komentar

      NEWS PUBLIK | PASAMAN, Sumbar – Perpisahan siswa kelas XII SMAN 1 Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, berlangsung meriah, haru, dan penuh makna. Kegiatan pelepasan yang digelar pada Kamis, 9 April 2026 di lapangan sekolah ini menjadi momentum emosional sekaligus refleksi bagi para siswa sebelum melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya. Sejak pagi, suasana penuh […]

  • Gubernur Al Haris: Pemberian Gelar Adat Wujud Penghargaan dan Doa

    Gubernur Al Haris: Pemberian Gelar Adat Wujud Penghargaan dan Doa

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menegaskan bahwa pemberian gelar Adat kepada tujuh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi oleh Lembaga Adat Melayu Jambi, yang berlangsung di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/1/2026) pagi, merupakan bentuk penghargaan Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi kepada para […]

  • Gubernur Al Haris Serukan Peran Warga Sulawesi, KKSS Diminta Jadi Mitra Strategis Bangun Jambi

    Gubernur Al Haris Serukan Peran Warga Sulawesi, KKSS Diminta Jadi Mitra Strategis Bangun Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Jambi – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menghadiri pelantikan Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Jambi Masa Bakti 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Ev Garden, Kota Jambi, pada Sabtu (31/01/2026). BPW KKSS Provinsi Jambi merupakan organisasi kemasyarakatan yang mewadahi warga perantau asal Sulawesi Selatan di […]

  • Wakili Gubernur Jambi Hadiri HPN 2025 di Riau, Kadis Kominfo Tekankan Sinergi Pemerintah dan Media

    Wakili Gubernur Jambi Hadiri HPN 2025 di Riau, Kadis Kominfo Tekankan Sinergi Pemerintah dan Media

    • 0Komentar

    Pekanbaru (Diskominfo Provinsi Jambi) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, ME, mewakili Gubernur Jambi turut menghadiri acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang diselenggarakan Hotel Mutiara Merdeka di Pekanbaru, Provinsi Riau, Minggu (09/02/2024). Acara yang berlangsung dari 6 hingga 9 Februari 2025 ini mengusung tema “Pers Berintegritas Menuju […]

  • Gubernur Al Haris Ajak Bupati/Wali Kota Bangun Daerah dengan Semangat Kebersamaan dan Inovasi

    Gubernur Al Haris Ajak Bupati/Wali Kota Bangun Daerah dengan Semangat Kebersamaan dan Inovasi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Sarolangun — Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak menjadikan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebagai hambatan dalam membangun daerah. Menurutnya, kondisi ini harus dijawab dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan optimalisasi sumber daya lokal demi kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Gubernur Al Haris saat menghadiri Rapat […]

  • Dari SDA ke SDM dan Nilai Tambah: Saatnya Hilirisasi Menjadi Prioritas

    Dari SDA ke SDM dan Nilai Tambah: Saatnya Hilirisasi Menjadi Prioritas

    • 1Komentar

    📰 Dari SDA ke SDM dan Nilai Tambah: Saatnya Hilirisasi Menjadi Prioritas Transformasi ekonomi berbasis hilirisasi kini menjadi agenda utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 yang dirilis pada 10 Februari 2025, pemerintah menetapkan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam (SDA) sebagai salah satu dari delapan […]

expand_less